Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Banjir Klaten Hari Ini: 9 Kecamatan Terdampak, 1 Rumah Roboh, 3 Sekolah Sempat Terendam

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo turun langsung tinjau lokasi terdampak banjir.

 

KLATEN, opinijogja — Banjir akibat hujan berintensitas tinggi melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (15/4/2026). Data sementara mencatat sedikitnya sembilan kecamatan terdampak, dengan kerusakan pada permukiman warga dan fasilitas umum.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo turun langsung meninjau lokasi terdampak di Desa Ketitang, Kecamatan Juwiring, didampingi BPBD, dinas terkait, camat, serta relawan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat di lapangan.

Di lokasi tersebut, ditemukan kerusakan cukup signifikan. Satu rumah dilaporkan roboh akibat terendam banjir sejak pagi hari. Selain itu, sejumlah rumah warga masih tergenang air, sementara satu bangunan tua mengalami kerusakan pada bagian dapur karena tidak mampu menahan tekanan air.

Dampak banjir juga merambah sektor pendidikan. Tiga sekolah sempat terendam, meski saat ini kondisi mulai berangsur terkendali. Pemerintah daerah tengah melakukan pembersihan dan pendataan kerusakan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal.

Baca Juga:  Harapan Baru Deva, Pengobatan Ditanggung dan Pendidikan Dijamin hingga Kuliah

Bupati Hamenang menegaskan, prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar. Pemerintah telah mengerahkan tim untuk melakukan evakuasi, distribusi logistik, serta penanganan darurat bagi warga terdampak.

“Kami juga menginstruksikan aparat wilayah untuk terus memantau kondisi warga, terutama yang membutuhkan bantuan medis maupun tempat pengungsian,” kata Hamenang.

Sementara itu, warga menyebut banjir dipicu meluapnya sungai akibat sumbatan material bambu yang terbawa arus dari wilayah hulu. Sumbatan tersebut menyebabkan aliran air tersendat hingga akhirnya melimpas ke permukiman.

Upaya pembersihan sempat dilakukan warga, namun derasnya debit air membuat genangan sulit dihindari.

Pemerintah daerah bersama lintas sektor kini terus melakukan koordinasi penanganan, mulai dari penyaluran bantuan, pembersihan lingkungan, hingga pendataan kerusakan. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, proses pemulihan pascabanjir diharapkan dapat berlangsung cepat dan kondisi segera kembali normal.

(Ip/opinijogja)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sweeping Balap Liar di Condongcatur, Polisi Amankan 7 Motor Knalpot Brong
Sempat Tertahan, Kapal Tanker RI Akhirnya Diizinkan Iran Keluar dari Hormuz
Harapan Baru Deva, Pengobatan Ditanggung dan Pendidikan Dijamin hingga Kuliah
Ratusan Warga dan Bregada Rakyat Datangi Polda DIY, Serukan Tolak Kekerasan
FJD Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas di Yogyakarta
Demo Ricuh di Polda DIY, Waljito: Aspirasi Jangan Dibayar dengan Perusakan
Tabrakan di Jalan Tajem Sleman, Perempuan 65 Tahun Tewas di Tempat
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Tinjau Lahan Pertanian Terdampak Banjir Bandang di Kabupaten Gunungkidul
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:42 WIB

Banjir Klaten Hari Ini: 9 Kecamatan Terdampak, 1 Rumah Roboh, 3 Sekolah Sempat Terendam

Sabtu, 11 April 2026 - 10:33 WIB

Warga Sweeping Balap Liar di Condongcatur, Polisi Amankan 7 Motor Knalpot Brong

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:14 WIB

Sempat Tertahan, Kapal Tanker RI Akhirnya Diizinkan Iran Keluar dari Hormuz

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:12 WIB

Harapan Baru Deva, Pengobatan Ditanggung dan Pendidikan Dijamin hingga Kuliah

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:33 WIB

Ratusan Warga dan Bregada Rakyat Datangi Polda DIY, Serukan Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Opinijogja

Negeri Tanpa Rasa Malu

Jumat, 17 Apr 2026 - 03:24 WIB