Grebeg Pasar Takjil, Upaya Sleman Menggerakkan Ekonomi Rakyat Saat Ramadhan

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto (tengah), menyerahkan paket sembako dari Baznas Sleman kepada warga saat kegiatan Grebeg Pasar Takjil di Pasar Kejambon, Sindumartani, Ngemplak, Sleman, Senin (23/2/2026).

 

SLEMAN, opinijogja — Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Grebeg Pasar Takjil di lima pasar tradisional selama Ramadhan 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program GEMPAR (Gerakan Meramaikan Pasar) yang diinisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman untuk mendorong perputaran ekonomi rakyat dan memberdayakan pelaku UMKM.

Grebeg Pasar Takjil dibuka pada Senin (23/2/2026) di Pasar Kejambon, Sindumartani, Ngemplak. Rombongan Pemkab Sleman dipimpin Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto, bersama aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala Disperindag Sleman, Mae Rusmi, menjelaskan bahwa GEMPAR merupakan gerakan belanja ASN dan perangkat daerah di 32 pasar tradisional. Khusus Ramadhan, kegiatan difokuskan pada pasar takjil di lima lokasi.

Selain Pasar Kejambon yang diikuti 55 pedagang pada 23 Februari, kegiatan juga digelar di Pasar Potrojayan (23 pedagang) pada 27 Februari. Sementara Pasar Sleman Unit II (62 pedagang), Pasar Cebongan (28 pedagang), dan Pasar Godean (45 pedagang) dijadwalkan pada Jumat (6/3/2026).

Baca Juga:  Usai Dilantik, Sukarmin Siapkan Langkah Pembenahan PDAM Sleman Sesuai Arahan Bupati

“Grebeg Pasar Takjil ini dimaksudkan untuk pemberdayaan UMKM, meningkatkan pendapatan pedagang selama Ramadhan, sekaligus penataan agar pasar lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi pengunjung,” ujar Mae.

Sekda Sleman, Susmiarto, menambahkan kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak menjaga keberlangsungan pasar tradisional sebagai penggerak ekonomi lokal.

“Kegiatan ini untuk ‘nglarisi’ pedagang lokal saat Ramadhan. Kami berharap rezeki para pedagang lancar dan berkah,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan Pemkab Sleman yang terdiri atas OPD, BUMD, Baznas, dan BPD turut menyerahkan 30 paket sembako dari Baznas Sleman kepada masyarakat.

(Ip/opinijogja)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Perkuat Pencegahan Korupsi, ASN Dibekali Edukasi Langsung dari Kejaksaan Agung
Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG Kanwil Yogyakarta Terima Penghargaan JBBA 2026
BULOG Yogyakarta Buka Peluang Kemitraan Bisnis Pangan di IFBC Expo 2026, RPK Jadi Andalan
Parkir Liar Masih Jadi Keluhan, Dishub Sleman Siapkan Solusi Tanpa Ganggu Aktivitas Ekonomi
Revitalisasi IPLT Sewon Dimulai Juli 2026, Kapasitas Pengolahan Limbah Ditarget Naik Empat Kali Lipat
Bupati Sleman Resmikan Jembatan Berjo Kidul–Berjo Kulon, Akses Warga Godean Kini Semakin Lancar
Jagaraga FEST 2026 Guncang Malioboro, Dongkrak UMKM dan Kenalkan Pangan Lokal DIY ke Generasi Muda
Pemkab Sleman Luncurkan SIPEDULI, Permudah Warga Laporkan Masalah Lingkungan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sleman Perkuat Pencegahan Korupsi, ASN Dibekali Edukasi Langsung dari Kejaksaan Agung

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:45 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG Kanwil Yogyakarta Terima Penghargaan JBBA 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:59 WIB

BULOG Yogyakarta Buka Peluang Kemitraan Bisnis Pangan di IFBC Expo 2026, RPK Jadi Andalan

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:21 WIB

Parkir Liar Masih Jadi Keluhan, Dishub Sleman Siapkan Solusi Tanpa Ganggu Aktivitas Ekonomi

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:58 WIB

Revitalisasi IPLT Sewon Dimulai Juli 2026, Kapasitas Pengolahan Limbah Ditarget Naik Empat Kali Lipat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page