Foto: Peluncuran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 oleh BULOG Kanwil Yogyakarta, ditandai penyerahan beras kepada penerima manfaat.
YOGYAKARTA, opinijogja.id – Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Program tersebut menyasar 522.956 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di lima kabupaten dan kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Peluncuran program digelar di Kantor BULOG Kanwil Yogyakarta, Selasa (11/8/2026), sebagai penanda dimulainya operasional penyaluran bantuan pangan untuk tiga bulan sekaligus.
Wilayah penerima meliputi Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah bersama BULOG memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
“Peluncuran Bantuan Pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 yang kita laksanakan hari ini merupakan wujud nyata komitmen Perum BULOG Kanwil Yogyakarta dalam memperkuat jaring pengaman sosial dan menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Kami memastikan bahwa stok beras yang disalurkan berada dalam kondisi prima dan siap didistribusikan ke seluruh wilayah cakupan,” ujar Dedi.
Dalam program Banpang kali ini, setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras untuk tiga alokasi, yakni masing-masing 10 kilogram per bulan untuk Juli, Agustus, dan September.
Dengan jumlah penerima mencapai 522.956 PBP, total beras yang disiapkan untuk penyaluran mencapai 15.688.680 kilogram atau sekitar 15.688,68 ton.
BULOG Kanwil Yogyakarta menegaskan bahwa kegiatan pada Selasa merupakan peluncuran resmi (official launching). Sementara itu, pelaksanaan pembagian beras kepada masyarakat akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah disusun bersama pemerintah daerah dan dinas terkait.
Penyaluran di masing-masing kabupaten dan kota akan disesuaikan dengan pemetaan waktu serta lokasi titik pembagian. Mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan distribusi di tingkat kelurahan/kalurahan hingga kecamatan/kapanewon berlangsung tertib dan efisien.
Selain mencegah penumpukan antrean, pengaturan jadwal juga diharapkan membuat proses penyaluran bantuan dapat berjalan aman dan tepat sasaran.
Untuk memastikan kelancaran distribusi, BULOG Kanwil Yogyakarta menggandeng berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Sosial, Dinas Pertanian/Pangan, TNI/Polri hingga jasa transporter penyalur.
Kolaborasi tersebut diarahkan agar bantuan pangan dapat diterima masyarakat sesuai prinsip tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat kualitas.
Program Bantuan Pangan beras ini sekaligus menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat. Dengan penyaluran secara bertahap dan terkoordinasi, BULOG berharap bantuan dapat diterima oleh seluruh penerima sesuai data dan jadwal yang telah ditetapkan.
(Ip/opinijogja)









