Proyek Rehabilitasi Jalan Piyungan–Prambanan Rampung, PUPR DIY Bantah Isu Jual Beli Material Galian

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi (opinijogja).

 

Sleman, opinijogja — Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPR ESDM) Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan proyek Rehabilitasi Jalan Piyungan–Prambanan telah selesai dikerjakan sesuai ketentuan teknis dan tanpa pelanggaran. Kepastian ini disampaikan setelah muncul isu dugaan praktik jual beli material uruk hasil galian proyek tersebut.

Pengawas dari Bidang Bina Marga Dinas PUPR DIY, One Hermanto, mengatakan pekerjaan fisik proyek telah rampung dan tidak ditemukan permasalahan selama pelaksanaan. “Pekerjaan sudah selesai dikerjakan kemarin dan selama proses berlangsung tidak ada masalah di lapangan,” ujar One saat dikonfirmasi, Senin, 29 Desember 2025.

Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat mengenai dugaan jual beli material bekas galian, One menyebut pihaknya telah melakukan penelusuran langsung ke lokasi proyek. Hasil pengecekan, kata dia, tidak menemukan indikasi adanya transaksi jual beli material hasil kerukan.

“Kami langsung melakukan pengecekan ke lapangan dan tidak ditemukan praktik jual beli material galian,” ujarnya.

Menurut One, material bekas galian dikelola melalui mekanisme satu pintu oleh pemerintah desa setempat dan dimanfaatkan untuk kebutuhan timbunan. Skema tersebut diterapkan untuk mencegah penyalahgunaan material proyek. Ia juga menegaskan pihaknya telah mengingatkan pelaksana pekerjaan dan pengemudi pengangkut material agar mematuhi ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Cegah Genangan, DPUPKP Sleman Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Drainase

Keterangan serupa disampaikan pelaksana proyek dari CV Putra Jaya, Aldi. Ia membantah adanya praktik jual beli limbah galian maupun aspal selama pelaksanaan pekerjaan. “Tidak ada jual beli apa pun terkait limbah galian atau aspal dalam proyek ini,” kata Aldi.

Aldi menambahkan, seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai kontrak dan berada dalam pengawasan konsultan serta pengawas dari Dinas PUPR DIY. “Pengawasan dilakukan berlapis, sehingga tidak benar jika ada tudingan praktik jual beli limbah hasil galian,” ujarnya.

Proyek Rehabilitasi Jalan Piyungan–Prambanan menelan anggaran sebesar Rp1,81 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025. Pekerjaan dimulai pada 10 Oktober 2025 dengan masa pelaksanaan selama 80 hari kalender.

Dengan hasil pengecekan di lapangan dan klarifikasi dari pengawas maupun pelaksana proyek, dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut dinyatakan tidak terbukti. Proyek dinyatakan selesai dan siap dimanfaatkan masyarakat. (Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana
Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
PDAM Tirta Sembada Sleman Ungkap Strategi Tekan Kebocoran Air, Layanan 44 Ribu Pelanggan Tetap Optimal
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Berita Terbaru

Opinijogja

Ketika Hukum Memilih Wajah

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:24 WIB

You cannot copy content of this page