Progres Pembangunan Gedung DPRD DIY Capai 59,3 Persen, Lampaui Target Rencana

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Pekerja menyelesaikan pembangunan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Yogyakarta, Minggu (8/3/2026). Hingga minggu ke-51, progres pembangunan gedung baru DPRD DIY mencapai 59,314 persen, melampaui target rencana 55,564 persen atau deviasi positif 3,750 persen, sehingga proyek diyakini dapat selesai sesuai jadwal.

 

YOGYAKARTA, opinijogja – Progres pembangunan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga minggu ke-51 per tanggal 8 Maret 2026, realisasi pembangunan tercatat mencapai 59,314 persen, melampaui target rencana yang berada di angka 55,564 persen.

Dengan demikian, proyek pembangunan tersebut mencatat deviasi positif sebesar 3,750 persen, yang menunjukkan pelaksanaan pekerjaan berjalan lebih cepat dari rencana yang telah ditetapkan.

Sekretaris DPRD DIY Yudi Ismono mengatakan capaian progres fisik yang melampaui target ini menjadi indikator bahwa proyek pembangunan gedung legislatif tersebut berada pada jalur yang tepat untuk diselesaikan sesuai jadwal.

“Sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan Gedung DPRD DIY, kami terus menjaga konsistensi capaian progres fisik agar tetap sesuai target, bahkan bisa melampauinya. Hal ini memberikan jaminan bahwa proyek dapat diselesaikan tepat waktu,” ujar Yudi saat dikonfirmasi Opini Jogja, Minggu (9/3/2026).

Baca Juga:  Eko Suwanto Soroti Kebijakan BOP dan ART, Dinilai Belum Cerminkan Amanah Konstitusi

Ia menjelaskan, pelaksanaan proyek ini juga mendapat pengawalan dari berbagai lembaga pengawasan untuk memastikan proses pembangunan berjalan transparan dan akuntabel.

 

Menurutnya, pengawasan dilakukan secara berlapis oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) melalui Inspektorat DIY serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY pada setiap termin pekerjaan.

Selain itu, proses pembangunan juga memperoleh pendampingan berupa probity advice dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI, yang bertujuan memastikan proses pengadaan dan pelaksanaan proyek berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

“Pengawasan juga dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi DIY, Polda DIY, serta Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” katanya.

Dengan pengawasan yang ketat dari berbagai lembaga tersebut, diharapkan potensi inefisiensi maupun penyimpangan dalam pelaksanaan proyek dapat diminimalkan.

Yudi berharap pembangunan gedung baru DPRD DIY nantinya tidak hanya menjadi fasilitas kerja bagi para wakil rakyat, tetapi juga menjadi simbol keterbukaan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga Gedung DPRD yang baru ini nantinya benar-benar menjadi Rumah Rakyat yang Istimewa, tempat aspirasi masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta disuarakan dan diperjuangkan,” ujar dia.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana
Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
PDAM Tirta Sembada Sleman Ungkap Strategi Tekan Kebocoran Air, Layanan 44 Ribu Pelanggan Tetap Optimal
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:17 WIB

Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page