Foto: Proses perbaikan akses jalan menuju museum Mbah Maridjan yang juga sebagai rute Labuhan Ageng Merapi. opinijogja (14/01).
Sleman, opinijogja — Pemerintah Kalurahan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, terus mematangkan persiapan pelaksanaan Labuhan Ageng Merapi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah perbaikan akses jalan menuju Museum dan Petilasan Mbah Marijan.
Kepada opinijogja.id, Lurah Umbulharjo, Danang Sulistya Haryana, mengatakan perbaikan jalan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran prosesi ritual adat sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung wisata yang datang ke kawasan lereng Merapi.
“Dalam persiapan Labuhan Ageng Merapi ini, jalan menuju Mbah Marijan diperbaiki dengan pengaspalan yang halus. Tujuannya agar perjalanan ritual berjalan lancar dan pengunjung wisata juga merasa nyaman saat menikmati kawasan petilasan Mbah Marijan,” ujar Danang.
Perbaikan akses jalan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman. Pengaspalan dilakukan untuk memastikan jalur utama menuju lokasi ritual dan destinasi wisata tersebut aman serta layak dilalui.
Danang menambahkan, Labuhan Ageng Merapi tidak memiliki tanggal tetap karena mengikuti kalender Jawa serta siklus delapan tahunan (tahun Dal). Secara umum, pelaksanaannya berada di rentang Januari atau Februari kalender Masehi. Labuhan Ageng terakhir digelar pada tahun 2018, sementara setiap tahun rutin dilaksanakan Labuhan Alit pada bulan Rejeb dalam kalender Jawa.
Untuk tahun 2026, rangkaian Labuhan Ageng Merapi direncanakan berlangsung pada 19–20 Januari 2026. Pada 19 Januari, prosesi berupa serah terima ubarampe labuhan dari Keraton Yogyakarta kepada pihak Kapanewon Cangkringan. Selanjutnya, prosesi labuhan akan digelar pada 20 Januari 2026.
Adapun rangkaian ritual pada hari pelaksanaan labuhan diawali dengan naik ke Srimanganti sekitar pukul 06.00 WIB, sebelum dilanjutkan prosesi menuju lokasi labuhan di kawasan Gunung Merapi.
“Dengan infrastruktur yang lebih baik, kami berharap seluruh rangkaian Labuhan Ageng Merapi dapat berlangsung khidmat, lancar, serta memberi dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian masyarakat Umbulharjo,” pungkas Danang.
(Ip/opinijogja)







