Foto: Gedung baru SDN Bugel, Panjatan, Kulon Progo
Kulon Progo, opinijogja – Pekerjaan pembangunan SD Negeri Bugel, Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, mengalami keterlambatan dari jadwal awal yang telah ditetapkan. Proyek yang semula ditargetkan selesai pada 17 Desember 2025 itu baru dapat dirampungkan pada 23 Desember 2025.
Keterlambatan tersebut disebabkan adanya penambahan item pekerjaan di luar perencanaan awal, serta faktor cuaca yang turut memengaruhi proses pengerjaan.
Dikonfirmasi opinijogja, Fandi selaku pihak kontraktor atau penyedia jasa menjelaskan bahwa progres pekerjaan sebenarnya telah mencapai tahap akhir dan nyaris 100 persen sesuai jadwal. Namun, adanya tambahan pekerjaan membuat waktu penyelesaian harus diperpanjang.
“Secara progres sebenarnya sudah hampir selesai. Namun karena ada penambahan item pekerjaan di luar perencanaan awal, akhirnya pekerjaan baru bisa dirampungkan pada 23 Desember,” jelas Fandi, Jumat (26/12/2025)
Ia menambahkan, penambahan item pekerjaan tersebut membutuhkan waktu pengerjaan sekitar lima hingga tujuh hari. Selain itu, kondisi cuaca yang kurang mendukung juga menjadi salah satu kendala selama proses pembangunan.
Terkait keterlambatan penyelesaian proyek, Fandi memastikan bahwa denda telah dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku. “Untuk denda keterlambatan sebesar Rp17 juta sudah kami bayarkan,” ujarnya.
Sementara itu, dikutip dari Radar Jogja, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana PAUD, Pendidikan Nonformal, SD dan SMP Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Wuriandreza Gigih Muktitama, Kamis (25/12/2025), membenarkan adanya keterlambatan tersebut.
“Atas keterlambatan itu, denda sudah dibayarkan oleh pihak kontraktor,” ungkapnya.
Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, bangunan SD Negeri Bugel kini sudah siap digunakan sesuai peruntukannya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. (Ip/opinijogja).















