Nisan Kosong di Kompleks Makam Sunan Tembayat Klaten, Ini Penjelasan Juru Kunci

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: bangunan nisan kosong milik Tumenggung Purwo Adirejo yang makam aslinya berada bangunan disampingnya, Kamis (05/02).

 

Klaten, opinijogja — Ada pemandangan menarik di kompleks makam Sunan Pandanaran II atau Sunan Tembayat, Bayat, Klaten. Saat berziarah menuju makam utama Sunan Tembayat, tim Opinijogja mendapati sebuah bangunan kecil dengan nisan berukuran lebih dari dua meter yang mencuri perhatian pengunjung.

Namun, menurut keterangan juru kunci makam, nisan tersebut sejatinya tidak berisi jenazah.

“Sebenarnya nisan ini kosong, dan makam yang sebenarnya ada di sebelah bangunan ini,” tuturnya.

Makam yang dimaksud berada tepat di samping bangunan tersebut. Kondisinya tampak sederhana, hanya tersusun dari batu bata yang tidak beraturan, menyerupai makam yang rusak atau belum selesai dibangun.

Juru kunci kemudian menjelaskan bahwa makam itu merupakan peristirahatan terakhir Tumenggung Purwo Adirejo. Ia menyebut, kondisi makam yang dibiarkan apa adanya merupakan wasiat almarhum sebelum wafat.

“Ini makam Tumenggung Purwo Adirejo. Kenapa tidak diperbaiki? Sebelum wafat beliau berpesan tidak ingin makamnya dibangun atau diperbaiki. Dalam bahasa Jawa, pesannya kurang lebih: jangan dibangun makamku, taruh saja di samping makam, supaya kelak cucu-cucuku kalau ziarah bisa untuk sandaran,” jelasnya.

Baca Juga:  Hadiri Hari Pers Nasional 2026, Bupati dan Wabup Sleman Harap Pers Jadi Ruang Kesadaran Publik yang Sehat

Tumenggung Purwo Adirejo dikenal sebagai sosok yang memiliki kesaktian dan kharisma. Dalam cerita lisan masyarakat setempat, ia juga dikenal tampan dan banyak disukai kaum perempuan.

Secara historis, Tumenggung Purwo Adirejo disebut sebagai salah satu sentana atau kerabat sekaligus pengikut setia yang berperan menjaga kelestarian ajaran Sunan Tembayat di wilayah Bayat dan sekitarnya.

Kompleks makam Bayat sendiri merupakan tempat peristirahatan sejumlah tokoh penting yang berjasa dalam penyebaran Islam maupun pemerintahan pada masa transisi Mataram. Berdasarkan tradisi lisan dan sejarah lokal, Tumenggung Purwo Adirejo diyakini sebagai tokoh pendamping atau keturunan dari trah Sunan Tembayat, Ki Ageng Pandanaran.

Hingga kini, makam sederhana tersebut tetap dipertahankan sesuai wasiat, menjadi pengingat nilai kerendahan hati seorang tokoh di tengah jejak sejarah besar Bayat, Klaten.

(Ip/opinijogja)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana
Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
PDAM Tirta Sembada Sleman Ungkap Strategi Tekan Kebocoran Air, Layanan 44 Ribu Pelanggan Tetap Optimal
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:17 WIB

Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page