Foto: Dokumen Kementerian Pariwisata
Jakarta, opinijogja – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali memberikan apresiasi kepada mitra industri yang dinilai berperan penting dalam memperkuat promosi pariwisata Indonesia melalui ajang Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025.
Dalam malam penganugerahan yang digelar 5 Desember 2025 di Jakarta, Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menyerahkan penghargaan kepada para pemenang sekaligus menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara pemerintah dan pelaku industri.
“WIA 2025 menjadi momentum bagi pemerintah untuk memberikan penghargaan kepada para mitra dan stakeholder yang secara konsisten berkontribusi memperkuat pariwisata Indonesia melalui kolaborasi strategis dan berkelanjutan,” ujar Ni Made dalam keterangannya, Selasa (9/12/2025).
Salah satu skema yang ikut mendorong dinamika kolaborasi adalah Co-Branding Wonderful Indonesia, yang mengedepankan pertukaran nilai (barter value) antara Kemenpar dan para mitra. Model kerja sama ini memungkinkan integrasi pesan, aktivasi promosi bersama, hingga pemanfaatan elemen branding yang lebih terpadu.
“Program ini memayungi dua kategori penghargaan. Pertama, Most Collaborative Co-Brand. Kedua, Tourism Partner of the Year,” jelas Ni Made.
Setelah proses kurasi, penilaian dokumen, dan evaluasi aktivitas media sosial, terpilih 15 besar nominasi untuk masing-masing kategori yang kemudian mengikuti sesi presentasi di hadapan dewan juri pada 25 November 2025.
Nominasi dan Pemenang
Most Collaborative Co-Brand:
Grab Indonesia
Oppo Indonesia
Atourin
PT Kreasi Pala Nusantara
PT Rumah Atsiri
Tourism Partner of the Year:
tiket.com
PT Amerta Indah Otsuka
Taman Mini Indonesia Indah
PT Acaraki Nusantara Persada
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Pada puncak acara, PT Grab Teknologi Indonesia keluar sebagai pemenang Most Collaborative Co-Brand, sementara tiket.com meraih gelar Tourism Partner of the Year.
“WIA 2025 bukan akhir, melainkan penegasan bahwa kolaborasi mampu menghasilkan inovasi dan dampak yang lebih luas. Kami berharap keberhasilan para mitra menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk terus mendorong ekosistem pariwisata yang adaptif dan kompetitif,” kata Ni Made.
Proses penjurian melibatkan berbagai ahli untuk menjamin objektivitas, mulai dari kreativitas, data analitik, hingga perspektif media.
Di antara dewan juri tersebut adalah:
Budi Santoso, Creative Director Matari Advertising
Dr. Aqsath Rasyid Naradhipa, akademisi SBM ITB dan CEO No Limit
Maria Rosari Dwi Putri, Pemimpin Redaksi Lifestyle LKBN Antara
Ni Made Ayu Marthini dan Vinsensius Jemadu dari internal Kemenpar
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Vinsensius Jemadu menegaskan pentingnya kesinambungan kerja sama. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor kini menjadi pondasi dalam memperkuat citra Wonderful Indonesia di pasar global.
Malam penganugerahan WIA 2025 menjadi ruang pertemuan berbagai mitra yang berkontribusi meningkatkan eksposur Wonderful Indonesia melalui kampanye digital, integrasi brand, program pemasaran bersama, dan aktivasi publik.
Kemenpar berharap WIA 2025 dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih progresif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Wonderful Indonesia sebagai brand pariwisata yang kompetitif secara global. (Ip/opinijogja)







