Kalikuning Brand Jadi Payung Pemasaran UMKM Umbulharjo

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: kopi Menir Merapi, produk lokal kopi robusta asli Umbulharjo, Cangkringan.

 

Sleman, opinijogja – Kalikuning Brand diluncurkan sebagai umbrella brand untuk seluruh produk usaha mikro di Kalurahan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. Strategi ini dipilih untuk memperkuat pemasaran UMKM sekaligus menjawab tantangan keterbatasan sumber daya pelaku usaha.

Ketua Lembaga Usaha Mikro Umbulharjo, Anton, mengatakan mayoritas pelaku usaha mikro di wilayahnya berusia di atas 50 tahun. Kondisi tersebut membuat pelaku usaha lebih fokus pada produksi, sementara aspek pemasaran kerap kurang optimal.

“Rata-rata pelaku usaha sudah di atas 50 tahun. Energi banyak habis di produksi dan cenderung berada di zona nyaman. Karena itu kami memilih strategi umbrella brand,” kata Anton saat dihubungi opinijogja, Sabtu (27/12/2025).

Melalui Kalikuning Brand, pelaku usaha diharapkan dapat fokus pada produksi dan pengembangan produk. Sementara itu, seluruh kegiatan pemasaran, mulai dari branding hingga promosi digital, ditangani oleh Kalikuning Brand.

Sebagai langkah awal, Kalikuning Brand meluncurkan galeri online melalui laman kalikuningbrand.com. Platform ini disiapkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, terutama segmen wisatawan. Promosi juga diperkuat melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube.

Dalam pengelolaannya, Kalikuning Brand didukung tiga tim utama, yakni branding, kreatif, dan marketing. Seluruh tim diisi oleh tenaga muda yang bersinergi dengan Karang Taruna Umbulharjo.

Baca Juga:  Pengurus Baru AJWLM Sisi Timur Dilantik, Tegaskan Komitmen Zero Accident

Anton menjelaskan, ke depan Kalikuning Brand ditargetkan menjadi badan hukum usaha berbentuk Perseroan Terbatas (PT). Badan usaha ini tidak hanya mengelola galeri online, tetapi juga galeri offline, sentra kerajinan batu, sentra industri susu, sentra industri kopi, hingga destinasi eduwisata.

“Nantinya akan bersinergi dengan BUMKal sebagai payung utama usaha di tingkat kalurahan, dengan orientasi memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli kalurahan,” ujarnya.

Selain umbrella brand, Lembaga Usaha Mikro Umbulharjo juga menerapkan strategi fee based income. Umbulharjo yang merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sleman dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui paket ekoagroeduwisata.

Saat ini, sejumlah unit usaha telah berjalan sebagai destinasi wisata berbasis produksi, di antaranya Batik Badong, Kopi Tunggak Semi, Rembulan Merapi Farm, Naura Jamur, Sentra Kerajinan Batu, serta Museum Hidup Anggrek Spesies Balelawang.

Terkait pemilihan nama, Anton menyebut Kalikuning diambil dari nama sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan secara geografis berada di wilayah Kalurahan Umbulharjo.

“Secara filosofis, Kalikuning menjadi simbol penyatuan energi yang menciptakan keharmonisan alam,” pungkasnya. (Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenkeu Satu DIY Gelar Seminar Hakordia di TLC: Satukan Aksi Basmi Korupsi
Ratusan Warga di Tiga Kalurahan Gedangsari Terima Bantuan Kemensos, Distribusi Dipusatkan di Sampang
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 00:39 WIB

Kalikuning Brand Jadi Payung Pemasaran UMKM Umbulharjo

Kamis, 4 Desember 2025 - 03:41 WIB

Kemenkeu Satu DIY Gelar Seminar Hakordia di TLC: Satukan Aksi Basmi Korupsi

Selasa, 25 November 2025 - 05:42 WIB

Ratusan Warga di Tiga Kalurahan Gedangsari Terima Bantuan Kemensos, Distribusi Dipusatkan di Sampang

Berita Terbaru

Opinijogja

Kenyang Diprioritaskan, Pendidikan Ditinggalkan

Rabu, 21 Jan 2026 - 23:48 WIB