Foto: Joko Purnomo politisi PDIP, mantan ketua DPC PDIP Kabupaten Bantul.
Bantul, opinijogja – Mantan Wakil Bupati Bantul sekaligus salah satu tokoh PDIP Bantul, Joko Purnomo, menanggapi kekecewaan sejumlah simpatisan dan kader partai terkait hasil Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan yang digelar Sabtu (06/12). Joko menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati hasil keputusan partai sekaligus menghormati aspirasi kader yang merasa tidak puas atas hasil tersebut.
Seperti diketahui, hasil Konfercab PDIP Bantul menetapkan Hanung Raharjo sebagai Ketua DPC PDIP Bantul terpilih.
Kepada Opinijogja, Joko Purnomo menyampaikan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam dinamika internal partai, namun ia mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga kekompakan menjelang kontestasi politik mendatang.
“Saya sangat menyayangkan kalau ada protes-protes seperti itu. Menurut saya, siapapun yang ditunjuk untuk memimpin partai, saya kira DPP atas pertimbangan DPD sudah memilih yang terbaik. Protes atau ketidakpuasan sebenarnya tidak perlu dilakukan, meskipun itu hak kader partai,” ujarnya, Senin (08/12/2025).
Joko mengungkapkan bahwa dua hari menjelang Konferda dan Konfercab, sejumlah nama calon ketua, sekretaris, dan bendahara di DPC Bantul memang telah ramai dibicarakan di internal kader. Hasil akhir pun, menurutnya, tidak jauh berbeda dari prediksi tersebut.
Ia meminta agar seluruh kader kembali merapatkan barisan dan fokus pada tujuan besar partai.
“Saya mengajak seluruh kawan-kawan kader di Bantul untuk tetap menjaga kesolidan dan kekompakan. Kepentingan kita di 2029 adalah mempertahankan kemenangan PDI Perjuangan,” tegasnya.
Menurut Joko, perjuangan di partai tidak harus diwujudkan dalam posisi struktural, namun melalui kontribusi nyata kepada masyarakat sesuai ideologi dan platform PDIP. Sesuai dengan instruksi Ketua umum, Megawati Soekarnoputri.
Dalam kesempatan itu, Joko juga menyampaikan ucapan selamat kepada Hanung Raharjo sebagai ketua terpilih.
“Saya menyampaikan selamat kepada Ketua DPC PDIP Bantul yang terpilih. Semoga bisa amanah menjalankan tugas dengan baik menuju kebesaran PDI Perjuangan, khususnya menjelang Pemilu 2029,” tambahnya.
Di akhir, Joko kembali menegaskan bahwa aspirasi kader merupakan bagian penting dari kehidupan organisasi.
“Aspirasi kader tetap saya hormati dan saya pahami,” pungkasnya.(Ip/opinijogja)







