Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Jelang HUT ke-505, Bupati Semarang Ziarah ke Makam Sunan Tembayat di Klaten

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Semarang H Ngesti Nugraha disambut petugas saat tiba di kompleks Makam Sunan Pandanaran II (Sunan Tembayat), Paseban, Bayat, Klaten, Kamis (5/2/2026). Ziarah tersebut dilakukan bersama Forkopimda Kabupaten Semarang sebagai rangkaian peringatan HUT ke-505 Kabupaten Semarang.

 

KLATEN, opinijogja – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-505 Kabupaten Semarang, Bupati Semarang H Ngesti Nugraha melakukan ziarah ke makam Sunan Pandanaran II atau Sunan Tembayat di Paseban, Bayat, Klaten, Kamis (5/2/2026).

Ngesti Nugraha datang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang. Rombongan tiba sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung menuju area makam Sunan Tembayat. Kehadiran bupati disambut Kepala Desa Paseban serta Staf Ahli Bupati Klaten.

Ziarah tersebut merupakan agenda rutin Pemkab Semarang dalam rangkaian peringatan hari jadi daerah. Kegiatan ini bertujuan mendoakan para leluhur sekaligus menghormati jasa Sunan Pandanaran II sebagai Bupati Semarang pertama sekaligus pendiri wilayah Kabupaten Semarang.

Baca Juga:  Komisi III DPR RI Tinjau Kesiapan Aparat Hukum DIY Hadapi KUHP-KUHAP Nasional 2026

Prosesi ziarah diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, kemudian dilanjutkan tabur bunga yang dipimpin langsung oleh Bupati Semarang bersama Forkopimda.

Secara historis, rangkaian ziarah biasanya diawali dari makam Ki Ageng Pandanaran I di Mugas, Kota Semarang, sebelum dilanjutkan ke makam Sunan Pandanaran II di Bayat, Klaten.

Tradisi ini menegaskan keterkaitan sejarah antara Kabupaten Semarang dan Bayat, Klaten, serta menjadi bentuk pelestarian nilai perjuangan tokoh penyebar Islam di Jawa.

Berdasarkan fakta sejarah dan kajian Tim Penelusur Sejarah Kabupaten Semarang, Ki Ageng Pandanaran II ditetapkan sebagai Bupati Semarang pertama pada 15 Maret 1521. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Semarang melalui Perda Kabupaten Semarang Nomor 1 Tahun 2013.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumat Terakhir Ramadhan, Komunitas NoLimit dan Wartawan Yogyakarta Wakafkan Al-Qur’an ke Masjid dan Panti Asuhan
Uji Adrenalin di Lereng Merapi, MJAK Adventure Luncurkan Paket Wisata Malam “Nightmare Adventure” Selama Ramadhan
Eko Suwanto Soroti Kebijakan BOP dan ART, Dinilai Belum Cerminkan Amanah Konstitusi
Disparekrafpora Gunungkidul Siapkan Antisipasi Lonjakan Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Wartawan dan Komunitas NoLimiT Wakafkan Al-Qur’an ke Masjid dan Panti di Yogyakarta
Buka Puasa Bersama di Graha Utama, Gubernur Akmil Perkuat Soliditas Keluarga Besar
Saldo Minimum Mandiri, BRI dan BNI per Maret 2026, Simak Rinciannya
BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:06 WIB

Jumat Terakhir Ramadhan, Komunitas NoLimit dan Wartawan Yogyakarta Wakafkan Al-Qur’an ke Masjid dan Panti Asuhan

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:56 WIB

Uji Adrenalin di Lereng Merapi, MJAK Adventure Luncurkan Paket Wisata Malam “Nightmare Adventure” Selama Ramadhan

Senin, 9 Maret 2026 - 13:44 WIB

Eko Suwanto Soroti Kebijakan BOP dan ART, Dinilai Belum Cerminkan Amanah Konstitusi

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:30 WIB

Disparekrafpora Gunungkidul Siapkan Antisipasi Lonjakan Wisatawan saat Libur Lebaran 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:56 WIB

Wartawan dan Komunitas NoLimiT Wakafkan Al-Qur’an ke Masjid dan Panti di Yogyakarta

Berita Terbaru