Foto:dok.BolaSport, Senin (24/11).
Jakarta, opinijogja – Pertemuan Persija Jakarta dan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-14 Super League 2025/2026 dipastikan tidak hanya menyajikan duel dua klub besar, tetapi juga menjadi momen perayaan ulang tahun Persija yang ke-97. The Jakmania, suporter setia Macan Kemayoran, tengah mempersiapkan koreografi raksasa yang disebut sebagai yang paling mahal sepanjang sejarah dukungan mereka. Seperti dilansir dari BolaSport.com, Senin (24/11/2025.
Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, menyebut koreografi tersebut memang dipersiapkan khusus untuk merayakan hari jadi Persija yang jatuh pada 28 November 2025 — bertepatan dengan laga menghadapi PSIM di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
“Hari ulang tahun pastinya hari yang istimewa. Jadi kami siapkan sesuatu yang spesial dari tribun utara, timur, dan selatan SUGBK,” ujar Diky.
Meski jenis koreografi masih dirahasiakan, Diky memastikan bahwa proyek tersebut menelan biaya sekitar Rp160 juta, menjadikannya koreografi termahal yang pernah dibuat pengurus pusat The Jakmania. Antusiasme publik juga meningkat, terutama di media sosial, di mana banyak suporter menantikan bentuk koreo yang akan ditampilkan.
Soal waktu penampilan, Diky belum menentukan apakah koreografi akan muncul di awal laga atau babak kedua. Ia mengimbau para suporter datang lebih awal agar koreografi dapat tersaji dengan maksimal.
“Karena ini main Jumat jam 7 malam, kalau bisa jam 5 sudah di SUGBK. Paling telat setengah 7 sudah masuk supaya koreonya maksimal. Kalau terlambat, bisa pindah babak kedua,” katanya.
Untuk pertandingan ini, Persija menyiapkan 50 ribu tiket, termasuk membuka tribun atas SUGBK. Diperkirakan sekitar 5 ribu pendukung PSIM juga akan hadir memberi dukungan.
Di akhir pernyataannya, Diky mengajak suporter dari kedua tim menjaga suasana kondusif dan turut merayakan momen istimewa tersebut.
“Mari kita sambut teman-teman dari Yogyakarta. Kita bikin koreo yang bagus dan rayakan ulang tahun Persija dengan kemenangan,” ujarnya. (IP/opinijogja)







