Gunungkidul Hadirkan Wisata Kebun Durian Premium: Black Thorn dan Musangking, Magnet Baru Pecinta Durian

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sunyata, Ketua PHRI Gunungkidul, di Kebun Durian Jaya Duren, Gedangsari, Jalan.

 

Gunungkidul, opinijogja – Gunungkidul kembali menambah daftar daya tarik wisatanya. Tak hanya pantai berpasir putih dan goa-goa eksotik, kini wilayah utara Gunungkidul menawarkan sensasi wisata baru yang menggoda: kebun durian premium dengan varietas kelas dunia.

Terletak di Hargomulyo, Gedangsari, kebun durian milik warga setempat sukses membudidayakan dua jenis durian mewah: Musangking dan Black Thorn (Duri Hitam). Keduanya dikenal bertekstur lembut, manis legit, dan menjadi favorit para penikmat durian premium.

Ketua PHRI Gunungkidul, Sunyata, SH., yang juga pemilik RM Sego Berkat Bu Tiwi Tlogo, melihat kebun durian ini sebagai peluang besar pengembangan pariwisata.

Kepada Opinijogja, ia menuturkan:

“Di Hargomulyo Gedangsari terdapat kebun durian Black Thorn dan Musangking. Dua jenis durian premium ini ternyata bisa berbuah lebat di Gunungkidul. Ini tentu mendukung industri pariwisata,” ujarnya, Jumat (12/12/2025).

Sunyata berharap destinasi wisata berbasis pertanian seperti ini bisa diperluas.

“Kami di PHRI berharap potensi seperti kebun durian ini semakin dikembangkan. Wisatawan akan semakin dimanjakan dengan banyaknya destinasi di Gunungkidul,” tambahnya.

 

Pemilik Kebun Buah Durian Jaya Duren, Suyanto, menjelaskan bahwa pemasaran durian premium selama ini masih mengandalkan penjualan online.

“Untuk pemasaran selama ini masih melalui online, sama ada sedikit teman yang pingin makan di tempat. Jadi kami juga dibantu promosi sama beberapa relasi seperti Pak Sunyata,” terang Suyanto.

Baca Juga:  Dispar Sleman Targetkan 400 Ribu Wisatawan saat Libur Lebaran 2026, Kus Endarto: Destinasi Harus Aman dan Nyaman

Ia menegaskan bahwa kebunnya fokus pada dua varietas unggulan:

“Untuk jenis durian ada Musangking dan Black Thorn. Dua-duanya sudah mulai berbuah dan punya peminat tetap,” katanya.

Dengan meningkatnya permintaan makan langsung di lokasi, Suyanto mempertimbangkan pengembangan fasilitas sederhana agar pengunjung bisa menikmati durian langsung di kebun sambil menikmati suasana perbukitan Gunungkidul.

Dua durian mewah ini dipasarkan dengan harga yang kompetitif:

Durian Musangking: Rp250.000/kg

Durian Black Thorn (Duri Hitam): Rp300.000/kg

Harga premium ini sebanding dengan kualitas rasa dan keistimewaan buah yang selama ini hanya populer di Malaysia sebelum akhirnya bisa tumbuh baik di Gunungkidul.

Dengan pemandangan hijau perbukitan dan udara sejuk, kebun durian di Gedangsari menjadi alternatif wisata baru yang cocok untuk keluarga, pecinta durian, maupun wisatawan kuliner.

📍 Lokasi: Jalur Hargomulyo – Mertelu, Balong, Gedangsari, Gunungkidul

Wisatawan bisa membeli durian untuk dibawa pulang atau mencicipinya langsung di area kebun saat musim panen.

Gunungkidul kini semakin lengkap, wisata alam, kuliner, dan pengalaman memetik durian premium dalam satu perjalanan. Pastikan Anda tidak melewatkannya saat liburan! (Ip/opinijogja)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uji Coba Retribusi Wisata Full Cashless di TPR Baron Diperpanjang hingga 11 Mei 2026
Happa Radio: Energi “Sedikit Rock” dari Yogyakarta yang Siap Menggema
White Hope Studio: Solusi Rekaman Berkualitas di Sleman, Tarif Mulai 40 Ribu per Jam
Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan
PHRI Gunungkidul Halalbihalal 2026, Bupati Ingatkan Peluang Investor Pariwisata
Rayakan Semangat Kartini dengan Jamuan Spesial di Prima Hotel Malioboro
Sorotan Tiket Tak Sesuai Nominal di Pantai Baron, Dispar Gunungkidul Perketat Sistem Pengawasan
Retribusi Pantai Baron Dipersoalkan, Dispar Gunungkidul Akui Ada Kelalaian Petugas
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:05 WIB

Uji Coba Retribusi Wisata Full Cashless di TPR Baron Diperpanjang hingga 11 Mei 2026

Minggu, 26 April 2026 - 11:57 WIB

Happa Radio: Energi “Sedikit Rock” dari Yogyakarta yang Siap Menggema

Minggu, 26 April 2026 - 11:43 WIB

White Hope Studio: Solusi Rekaman Berkualitas di Sleman, Tarif Mulai 40 Ribu per Jam

Jumat, 17 April 2026 - 02:26 WIB

Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan

Kamis, 16 April 2026 - 12:55 WIB

PHRI Gunungkidul Halalbihalal 2026, Bupati Ingatkan Peluang Investor Pariwisata

Berita Terbaru