DPUPKP Sleman Genjot Proyek Jalan dan Jembatan, Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Dinas DPUPKP Kabupaten Sleman Fauzan Ma’ruf.

 

SLEMAN, opinijogja.id – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bidang Bina Marga DPUPKP mulai mempercepat pelaksanaan pekerjaan fisik peningkatan jalan, jembatan, dan pemeliharaan infrastruktur pada tahun anggaran 2026. Hingga saat ini, sejumlah paket pekerjaan telah memasuki tahap pelaksanaan, sementara sebagian lainnya masih dalam proses lelang.

Sekretaris DPUPKP Kabupaten Sleman, Fauzan Ma’ruf, mengatakan sebanyak tujuh paket pekerjaan peningkatan jalan telah resmi dikontrakkan, sedangkan paket lainnya masih menjalani proses pengadaan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sebagian pekerjaan masih dalam proses lelang, sementara tujuh paket peningkatan jalan sudah berkontrak. Lokasi pekerjaan tersebar di 17 kapanewon di Kabupaten Sleman,” ujar Fauzan saat dikonfirmasi opinijogja, Selasa (30/06/2026)

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan tahun ini dilakukan secara merata agar peningkatan kualitas konektivitas dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Sleman.

Terkait penanganan kerusakan jalan yang bersifat darurat, Fauzan menuturkan bahwa mekanisme penanganannya disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan anggaran.

“Kerusakan yang membutuhkan biaya relatif kecil dapat ditangani melalui kegiatan pemeliharaan jalan. Namun apabila membutuhkan anggaran besar, penanganannya akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan BPBD,” jelasnya.

Baca Juga:  Sleman Juara Umum POPDA DIY 2026, Pemkab Kucurkan Bonus Rp1,18 Miliar untuk Atlet dan Pelatih

Menurut Fauzan, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Bidang Bina Marga saat ini adalah keterbatasan anggaran di tengah tingginya kebutuhan perbaikan jalan. Selain itu, kerusakan sejumlah ruas jalan kabupaten juga dipengaruhi oleh kendaraan bermuatan berlebih, khususnya kendaraan pengangkut material pembangunan jalan tol yang melintas di wilayah Sleman.

“Selain keterbatasan dana, kerusakan jalan kabupaten juga dipengaruhi kendaraan dengan muatan berlebih yang mengangkut material pembangunan jalan tol,” ungkapnya.

Untuk memastikan hasil pembangunan memiliki kualitas sesuai standar, DPUPKP Sleman menerapkan pengawasan berlapis selama proses pelaksanaan proyek.

“Pengawasan kualitas pekerjaan dilakukan oleh konsultan pengawas, disertai evaluasi secara rutin untuk memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan hasilnya berkualitas,” katanya.

Dari sisi anggaran, Fauzan menyebutkan total alokasi anggaran Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman pada 2026 mencapai Rp108 miliar yang seluruhnya bersumber dari APBD Murni Kabupaten Sleman. Hingga pertengahan tahun, realisasi pekerjaan yang telah berjalan mencapai sekitar Rp41,1 miliar.

Pemerintah Kabupaten Sleman berharap percepatan pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan tersebut mampu meningkatkan keselamatan, kelancaran mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Sleman.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
PDAM Tirta Sembada Sleman Ungkap Strategi Tekan Kebocoran Air, Layanan 44 Ribu Pelanggan Tetap Optimal
DPUPKP Sleman Tegaskan Investasi Tak Boleh Langgar Tata Ruang, Pembangunan Berkelanjutan Jadi Prioritas
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:17 WIB

Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page