DPUPKP Sleman Bangun dan Kembangkan SPAM Desa 2026, Tingkatkan Akses Air Bersih Warga

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas dan warga meninjau pembangunan fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) perdesaan di wilayah Sleman, yang menjadi bagian dari program peningkatan akses air bersih perpipaan bagi masyarakat.

 

SLEMAN, opinijogja – Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman melalui bidang Cipta Karya menyiapkan sejumlah paket pekerjaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) perdesaan pada tahun 2026 guna meningkatkan akses air bersih masyarakat.

Ketua Tim Kerja Prasarana dan Sarana Dasar Permukiman Cipta Karya DPUPKP Sleman, Ignatius Sumarwoto, menjelaskan bahwa program tersebut mencakup pembangunan baru, perluasan jaringan, hingga peningkatan kapasitas SPAM desa.

Untuk pembangunan baru, terdapat dua paket hibah SPAM perdesaan yakni Paket 1 senilai Rp651.196.240 di wilayah Wonosobo, Sardonoharjo, serta Paket 2 senilai Rp579.926.726 di Siwil, Sukoharjo.

Selain itu, DPUPKP Sleman juga melakukan perluasan jaringan SPAM desa melalui dua paket kegiatan. Paket 1 senilai Rp559.886.478 menyasar Huntap Karang Kendal Pelemsari dan Pentingsari/Plosokerep di Umbulharjo. Sementara Paket 2 senilai Rp405.938.230 dilaksanakan di Klangkapan 2, Klaci 1, dan Margoluwih.

Adapun peningkatan kapasitas SPAM desa juga dilakukan melalui dua paket, yakni Paket 1 senilai Rp540.042.200 di Sumedang dan Watuadeg, Purwobinangun, serta Paket 2 senilai Rp440.231.804 di Karanglo, Sukoharjo.

“Ignatius menyebut seluruh paket tersebut merupakan hasil dari proposal permohonan yang diajukan masyarakat,” ujarnya, Selasa (17/03/2026).

Baca Juga:  BPS Sleman Canangkan Desa Cantik 2026 di Tempel, Danang: Kunci Pembangunan Berbasis Data Akurat

Ia menambahkan, program ini merupakan hibah barang dari pemerintah kepada kelompok masyarakat pengelola SPAM perdesaan, yang diharapkan mampu meningkatkan akses air bersih perpipaan yang aman bagi warga.

Menurutnya, peningkatan layanan air bersih menjadi penting, terutama di tengah kondisi permukiman padat yang berpotensi menyebabkan pencemaran bakteri Escherichia coli (E. coli) pada air sumur rumah tangga.

“Harapannya, akses air bersih perpipaan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” katanya.

Meski demikian, terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan program, terutama pada aspek pengelolaan yang dilakukan secara swadaya oleh kelompok masyarakat. Untuk itu, DPUPKP Sleman menggandeng Dinas Kesehatan serta perangkat daerah lainnya dalam memberikan pembinaan teknis kepada para pengelola SPAM desa.

“Pembinaan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan pengelolaan SPAM perdesaan agar dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Ignatius juga mengungkapkan, secara umum program SPAM tahun 2026 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Namun, terdapat perbedaan pada sumber pendanaan, di mana tahun ini tidak ada alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang air minum untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta karena tidak masuk dalam lokasi prioritas.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor
HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong
Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang
JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama
Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan
Pemkab Sleman dan Dunia Usaha Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar di HUT ke-81 RI
Kemarau Panjang Ancam Sleman, 4 Kapanewon Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Mau Pasang PDAM di Sleman? Agustus 2026 Cukup Rp750 Ribu, Ini Ketentuannya
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:27 WIB

JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page