DLH Sleman Luncurkan Aplikasi SIOSESTU, Pengelolaan Sampah Kini Berbasis Data Digital

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman, Junaidi, S.ST., menjelaskan penerapan aplikasi Sistem Informasi Operasional Pengelolaan Sampah Terpadu (SIOSESTU) sebagai upaya memperkuat tata kelola persampahan berbasis data yang akurat di Kabupaten Sleman. (Foto:Istimewa/OpiniJogja.id)

 

SLEMAN, opinijogja.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan sampah melalui penerapan Sistem Informasi Operasional Pengelolaan Sampah Terpadu (SIOSESTU). Aplikasi ini dikembangkan untuk mempermudah pencatatan, pelaporan, hingga penyusunan kebijakan pengelolaan sampah berbasis data yang akurat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Junaidi, S.ST., mengatakan SIOSESTU merupakan platform digital yang dirancang untuk memodernisasi tata kelola persampahan, khususnya bagi Kelompok Pengelola Sampah Mandiri (KPSM) atau bank sampah yang tersebar di wilayah Sleman.

“Aplikasi ini membantu KPSM melakukan pencatatan data operasional dan transaksi sampah secara lebih terstruktur, tertib, dan akurat,” ujar Junaidi kepada opinijogja.id, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, data yang dihimpun melalui aplikasi tersebut akan menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menyusun kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Selain itu, SIOSESTU juga mempermudah koordinasi antara kelompok pengelola sampah di tingkat kalurahan maupun kapanewon dengan pemerintah daerah sehingga proses pelaporan dan pemantauan dapat dilakukan lebih cepat.

Baca Juga:  Lurah Condongcatur Jadi Tersangka Korupsi Tanah Kas Desa, Negara Rugi Rp1,74 Miliar

Junaidi menjelaskan, implementasi SIOSESTU diterapkan di seluruh wilayah Kabupaten Sleman. Namun, proses sosialisasi kepada para pengelola sampah dilakukan secara bertahap agar seluruh pengguna dapat memahami dan mengoperasikan aplikasi dengan baik.

Ia mengungkapkan, target utama penerapan aplikasi ini adalah mengetahui tingkat efektivitas pengelolaan sampah yang dilakukan oleh masing-masing kelompok masyarakat, termasuk volume sampah yang berhasil diolah.

“Fokus utamanya adalah mengetahui sejauh mana kegiatan pengurangan sampah, daur ulang, dan penggunaan kembali atau konsep 3R yang dilakukan oleh kelompok pengelola sampah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Junaidi menegaskan tujuan besar dari pengembangan SIOSESTU adalah menghadirkan data yang valid mengenai pengelolaan sampah di tingkat masyarakat. Dengan data tersebut, pemerintah dapat mengevaluasi efektivitas pengelolaan sampah sejak dari sumbernya atau di tingkat hulu.

“Kami ingin memperoleh data yang valid dari kelompok pengelola sampah mengenai aktivitas yang dilakukan serta mengetahui seberapa efektif pengelolaan sampah di masyarakat. Data ini akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan ke depan,” pungkasnya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
PDAM Tirta Sembada Sleman Ungkap Strategi Tekan Kebocoran Air, Layanan 44 Ribu Pelanggan Tetap Optimal
DPUPKP Sleman Tegaskan Investasi Tak Boleh Langgar Tata Ruang, Pembangunan Berkelanjutan Jadi Prioritas
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:17 WIB

Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page