Dinas Pariwisata Kulon Progo Finalisasi Paket Desa Wisata, Siap Dipasarkan ke Wisatawan dan Pelajar

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana desk finalisasi paket desa wisata di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini membahas penyempurnaan struktur kegiatan, harga, durasi, dan daya tarik unggulan desa wisata agar lebih marketable dan siap dipromosikan, termasuk melalui Bandara Internasional Yogyakarta dan Tourist Information Center (TIC).

 

Kulon Progo, opinijogja – Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo menyiapkan paket desa wisata yang lebih marketable dan edukatif. Langkah ini dilakukan melalui desk finalisasi paket desa wisata yang digelar Kamis (26/2/2026) di Ruang Rapat Dinas Pariwisata.

Kegiatan ini menjadi strategi untuk memastikan setiap paket desa wisata memiliki standar yang jelas, menarik, dan mudah diakses wisatawan. Mulai dari struktur kegiatan, harga, durasi, hingga daya tarik unggulan masing-masing desa dibahas secara detail.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Sutarman, S.STP., M.Eng., mengatakan paket wisata harus disusun dengan konsep yang siap jual dan relevan dengan kebutuhan pasar.

“Paket desa wisata harus disusun secara marketable, jelas komponennya, dan siap dipasarkan baik untuk wisatawan umum maupun segmen pelajar. Tidak hanya menawarkan rekreasi, tetapi juga pengalaman belajar seperti mengenal budaya lokal, pertanian, kerajinan, hingga kehidupan masyarakat desa,” ujarnya.

Baca Juga:  Kondisi Stabil, Kadis Kebudayaan Kulon Progo Joko Mursito Jalani Rawat Jalan

Menurut Sutarman, desa wisata di Kulon Progo memiliki potensi besar sebagai destinasi berbasis edukasi sekaligus pemberdayaan masyarakat. Karena itu, paket yang disusun harus terkurasi dengan baik dan menghadirkan pengalaman autentik.

Hasil finalisasi paket ini nantinya akan dipublikasikan melalui website resmi dan dipromosikan di sejumlah titik strategis, termasuk area kedatangan di Bandara Internasional Yogyakarta serta Tourist Information Center (TIC).

Desk finalisasi ini juga melibatkan jajaran dinas dan perwakilan desa wisata. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi sekaligus evaluasi kesiapan produk agar memiliki daya saing yang kompetitif.

Dengan langkah ini, desa-desa wisata di Kulon Progo diharapkan mampu menghadirkan paket yang terstandar dan siap dipasarkan secara profesional, sekaligus memperkuat posisi sebagai destinasi unggulan berbasis edukasi dan pengalaman.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uji Coba Retribusi Wisata Full Cashless di TPR Baron Diperpanjang hingga 11 Mei 2026
Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan
PHRI Gunungkidul Halalbihalal 2026, Bupati Ingatkan Peluang Investor Pariwisata
Sorotan Tiket Tak Sesuai Nominal di Pantai Baron, Dispar Gunungkidul Perketat Sistem Pengawasan
Retribusi Pantai Baron Dipersoalkan, Dispar Gunungkidul Akui Ada Kelalaian Petugas
Jogja Bikin Turis Denmark Speechless Gara-Gara Lomba Burung
Rowo Jombor Jadi Favorit Lebaran 2026 di Klaten Dengan 53.600 Wisatawan, Peringkat Kedua Setelah Prambanan
Libur Lebaran 2026 di Gunungkidul Lancar, PHRI Soroti Penataan Pantai dan Infrastruktur Wisata
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:05 WIB

Uji Coba Retribusi Wisata Full Cashless di TPR Baron Diperpanjang hingga 11 Mei 2026

Jumat, 17 April 2026 - 02:26 WIB

Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan

Kamis, 16 April 2026 - 12:55 WIB

PHRI Gunungkidul Halalbihalal 2026, Bupati Ingatkan Peluang Investor Pariwisata

Jumat, 10 April 2026 - 08:09 WIB

Sorotan Tiket Tak Sesuai Nominal di Pantai Baron, Dispar Gunungkidul Perketat Sistem Pengawasan

Jumat, 10 April 2026 - 05:08 WIB

Retribusi Pantai Baron Dipersoalkan, Dispar Gunungkidul Akui Ada Kelalaian Petugas

Berita Terbaru