Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Reses di Bayat, Kadarwati Wanti-wanti Lunturnya Budaya Lokal

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: anggota DPRD provinsi Jawa Tengah, Kadarwati 

 

Klaten, opinijogja – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Kadarwati, mewanti-wanti lunturnya budaya lokal saat menggelar kegiatan reses di Kalurahan Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Ia menekankan pentingnya menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.

Dalam kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Ibu tersebut, Kadarwati mengajak masyarakat untuk kembali mengingat nilai-nilai dasar yang membentuk jati diri bangsa. Ia menilai penghormatan terhadap budaya sejalan dengan penghargaan atas peran ibu dalam kehidupan.

“Dalam rangka Hari Ibu, kita juga harus ingat bagaimana seorang ibu melahirkan dan memperjuangkan kehidupan anak-anaknya. Dari situlah nilai-nilai kehidupan ditanamkan,” kata Kadarwati, dalam keterangannya, Jumat, (19/12/2025).

Baca Juga:  Negeri Para Sengkuni: Catatan Kritis atas Degradasi Etika Publik

Menurut dia, pelestarian budaya lokal, termasuk wayang kulit, tidak sekadar menjaga tradisi, tetapi juga memperkuat fondasi moral masyarakat. Ia mencontohkan tokoh Sengkuni dalam kisah pewayangan yang dikenal berwatak licik dan culas sebagai karakter yang seharusnya dihindari.

“Wayang bukan hanya tontonan, tetapi tuntunan. Nilai-nilai di dalamnya mengajarkan etika dan karakter,” ujarnya.

Kadarwati menambahkan, pondasi bangsa akan kokoh apabila masyarakat tetap nguri-uri dan melestarikan budaya sendiri. Ia pun berpesan kepada generasi muda agar tidak menjauh dari warisan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.

Ia berharap kegiatan reses tidak hanya menjadi ruang penyerapan aspirasi warga, tetapi juga sarana menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga budaya lokal sebagai bagian dari kekuatan bangsa. (Ip/opinijogja).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga
Kunjungan Wisatawan Sleman Tembus 188 Ribu Selama Lebaran 2026, Kaliadem Jadi Favorit
Kunjungan Wisatawan Bantul Libur Lebaran 2026 Capai 80.333 Orang, Parangtritis Masih Dominan
Kunjungan Wisatawan Kulon Progo Naik Saat Libur Lebaran 2026, H+1 Melonjak 39 Persen
Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat
Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung
Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul
Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:54 WIB

Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:38 WIB

Kunjungan Wisatawan Sleman Tembus 188 Ribu Selama Lebaran 2026, Kaliadem Jadi Favorit

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:40 WIB

Kunjungan Wisatawan Bantul Libur Lebaran 2026 Capai 80.333 Orang, Parangtritis Masih Dominan

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:34 WIB

Kunjungan Wisatawan Kulon Progo Naik Saat Libur Lebaran 2026, H+1 Melonjak 39 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 04:40 WIB

Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat

Berita Terbaru