Lonjakan Wisata Nataru Diprediksi Capai 8,57 Juta, Jateng Perkuat Mitigasi

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 00:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tampak seorang petugas sedang membersihkan seputaran Candi Borobudur 

 

Semarang, opinijogja — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 8,57 juta orang. Lonjakan kunjungan diprediksi terjadi pada 25 dan 28 Desember 2025.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah M Masrofi mengatakan periode libur Nataru berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Pada periode Nataru saja, jumlah wisatawan diperkirakan mencapai 7,8 juta orang, meningkat 4,32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jika digabungkan dengan kunjungan sepanjang Desember 2025, totalnya mencapai 8,57 juta wisatawan, atau naik sekitar 12,95 persen dibanding periode yang sama tahun 2024,” kata Masrofi, Senin, 15 Desember 2025.

Masrofi menyebut, terdapat lima daerah yang diproyeksikan menerima kunjungan wisatawan tertinggi, yakni Kabupaten Klaten, Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Magelang, dan Kota Surakarta. Hingga periode Januari–November 2025, jumlah wisatawan yang tercatat berkunjung ke Jawa Tengah mencapai 60,9 juta orang.

Menurut Masrofi, Jawa Tengah memiliki 1.635 destinasi wisata, terdiri atas 759 wisata alam, 268 wisata budaya, dan 608 wisata buatan. Selain itu, terdapat 896 desa wisata yang akan menopang pergerakan wisata selama libur akhir tahun.

Sejumlah destinasi diperkirakan menjadi tujuan utama wisatawan, antara lain Kota Lama Semarang, Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kudus, Makam Sunan Kalijaga, Candi Prambanan, Masjid Raya Syeikh Zayed, Dataran Tinggi Dieng, Candi Borobudur, Pantai Marina, dan Masjid Agung Jawa Tengah. Sementara itu, lima destinasi prioritas yang terus dipantau meliputi Candi Borobudur, Owabong, Baturraden, Pantai Menganti, dan Guci.

Baca Juga:  Gunungkidul Siapkan Libur Nataru, Target 500 Ribu Wisatawan

Untuk memastikan kesiapan destinasi dan pengelolaan kawasan wisata, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menerbitkan Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor 100.3.4.1/2025. Edaran tersebut mengatur pelayanan wisata, kesiapan sarana prasarana, pengendalian harga, serta mitigasi bencana hidrometeorologi.

“Kami berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI, dan Polri. Untuk destinasi berisiko seperti pendakian gunung, arung jeram, dan wahana ekstrem, pemantauan mitigasi terus dilakukan,” ujar Masrofi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah, di antaranya melalui pengembangan sport tourism dan desa wisata.

Salah satu ajang yang dinilai berdampak terhadap ekonomi lokal adalah Borobudur Marathon, yang pada 2024 mencatat perputaran ekonomi Rp73,9 miliar, meningkat dibandingkan 2023 sebesar Rp61,6 miliar. Selain itu, kegiatan Karimunjawa Skydiving Adventure diikuti peserta dari 59 negara.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Izin Kelola TKD Terbit, Glagaharjo Siap Kembangkan Wisata Teras Merapi
Pemkab Sleman Teken NPHD TMMD 2026 dengan 4 LPMK
Awal 2026, Pariwisata Indonesia Raih Sederet Penghargaan Internasional
Gropyokan Tikus Digelar di Minggir Sleman, DPKP DIY Tekankan Pengendalian OPT
Wabup Kulon Progo Ingatkan Pelajar SMP Bahaya Judi Online dan Radikalisme
Lintas Komunitas Yogyakarta Gelar Bakti Sosial di Kalasan
Penggugat Hadirkan Saksi, Sidang Sengketa Tanah Lawan BPR Lumintu Kembali Akan Digelar Pekan Depan
SBSI Resmi Bentuk Lembaga Bantuan Hukum, Perkuat Akses Keadilan bagi Buruh
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:55 WIB

Pemkab Sleman Teken NPHD TMMD 2026 dengan 4 LPMK

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:46 WIB

Awal 2026, Pariwisata Indonesia Raih Sederet Penghargaan Internasional

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:27 WIB

Gropyokan Tikus Digelar di Minggir Sleman, DPKP DIY Tekankan Pengendalian OPT

Senin, 19 Januari 2026 - 14:45 WIB

Wabup Kulon Progo Ingatkan Pelajar SMP Bahaya Judi Online dan Radikalisme

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:50 WIB

Lintas Komunitas Yogyakarta Gelar Bakti Sosial di Kalasan

Berita Terbaru

Opinijogja

Kenyang Diprioritaskan, Pendidikan Ditinggalkan

Rabu, 21 Jan 2026 - 23:48 WIB