Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Abu Bakar, menegaskan Pemkab Sleman terus memperkuat sinergi investasi, mendorong digitalisasi UMKM, serta memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik.

 

SLEMAN, opinijogja.id – Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat strategi pembangunan daerah melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan investasi, serta percepatan pembangunan infrastruktur. Langkah tersebut dilakukan agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian dan keterbatasan anggaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Abu Bakar, mengatakan salah satu bentuk sinergi yang terus diperkuat adalah kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UKM dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Menurutnya, investor yang berinvestasi di Sleman didorong untuk bermitra dengan pelaku UMKM lokal sehingga manfaat investasi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

“Melalui sinergi Dinas Koperasi dan UKM dengan DPMPTSP, investor didorong menggandeng pelaku UMKM sebagai mitra usaha. Saat ini sekitar 20 investor besar, seperti Mirota Kampus dan sejumlah perusahaan lainnya, telah membina ratusan UMKM melalui program inkubator bisnis agar mampu naik kelas dan semakin berdaya saing,” ujar Abu Bakar saat dikonfirmasi OpiniJogja, Selasa (14/7/2026).

Selain memperkuat kemitraan dengan investor, Pemkab Sleman juga mendorong transformasi digital bagi pelaku UMKM. Berbagai pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan pemasaran digital agar pelaku usaha mampu mengikuti perkembangan pasar.

Baca Juga:  AHY Tinjau Revitalisasi Kawasan Mrican dan TPST Condongcatur, Sleman Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

“Sebagian besar pelatihan yang dilaksanakan Dinas Koperasi dan UKM saat ini mengarah pada digital marketing, seperti pemanfaatan Shopee Affiliate, WhatsApp Business, hingga TikTok sebagai media pemasaran. Harapannya, UMKM Sleman semakin adaptif dan mampu bersaing di tengah kondisi ekonomi yang dinamis,” katanya.

Di sektor infrastruktur, Abu Bakar menjelaskan Pemkab Sleman menerapkan strategi penanganan yang berbasis prioritas. Pemerintah secara rutin melakukan inventarisasi kondisi infrastruktur, kemudian menentukan skala prioritas berdasarkan tingkat kerusakan, volume lalu lintas, dampak ekonomi, aspek keselamatan, serta akses terhadap pelayanan publik.

Selain itu, pemerintah lebih mengedepankan pemeliharaan rutin agar kerusakan tidak berkembang menjadi lebih berat. Pemkab juga membentuk tim reaksi cepat untuk menangani kerusakan infrastruktur yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Dalam mengawal proyek-proyek strategis, Pemkab Sleman memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, kontrak, serta memenuhi standar mutu dan keselamatan kerja. Pengawasan lapangan dilakukan secara berkala untuk memantau progres pembangunan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala sejak dini.

“Pemerintah juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, konsultan, penyedia jasa, dan masyarakat agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diselesaikan. Tujuannya agar infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
PDAM Tirta Sembada Sleman Ungkap Strategi Tekan Kebocoran Air, Layanan 44 Ribu Pelanggan Tetap Optimal
DPUPKP Sleman Tegaskan Investasi Tak Boleh Langgar Tata Ruang, Pembangunan Berkelanjutan Jadi Prioritas
DLH Sleman Luncurkan Aplikasi SIOSESTU, Pengelolaan Sampah Kini Berbasis Data Digital
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:17 WIB

Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page