Foto: Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi bersama Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan jajaran Forkopimda mengikuti prosesi pemotongan tumpeng usai Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Mapolres Klaten. Momen tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus penguatan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan yang semakin profesional dan presisi.
KLATEN, opinijogja.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Polres Klaten berlangsung khidmat dan menjadi momentum mempertegas komitmen Polri dalam meningkatkan profesionalisme serta pelayanan kepada masyarakat. Upacara yang digelar di halaman Mapolres Klaten, Rabu (1/7/2026), dipimpin langsung oleh Moh. Faruk Rozi selaku Kapolres Klaten.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten, unsur TNI-Polri, instansi pemerintah daerah, Bhayangkari, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan kuatnya sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Klaten.
Sebanyak 18 pleton mengikuti upacara, terdiri atas personel TNI, Polri, ASN Polres Klaten, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pramuka, hingga pelajar. Keikutsertaan berbagai unsur tersebut menjadi simbol kolaborasi seluruh komponen masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Usai pelaksanaan upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan, pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur, peninjauan stan UMKM bersama Forkopimda, serta tasyakuran yang digelar di lobi Mapolres Klaten.
Dalam keterangannya kepada awak media, AKBP Moh. Faruk Rozi menegaskan bahwa peringatan HUT Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Hari ini institusi Kepolisian melaksanakan upacara dan syukuran Hari Bhayangkara ke-80. Mudah-mudahan Polri semakin profesional, semakin Presisi, dan pengabdian kepada masyarakat semakin dapat ditingkatkan,” ujarnya.
Menurutnya, bertambahnya usia Polri harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan serta kemampuan menjawab harapan masyarakat yang terus berkembang.
“Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga keberadaan Polri di tengah masyarakat dapat diterima dan semakin dicintai,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga mengungkapkan bahwa Polres Klaten akan segera mengalami perubahan tipe menjadi Polresta Klaten. Perubahan struktur organisasi tersebut akan diikuti dengan penyesuaian jumlah personel maupun struktur jabatan sesuai kebutuhan organisasi.
“Memang benar, struktur organisasi Polres Klaten akan berubah menjadi Polresta Klaten. Kami akan melakukan penyesuaian, baik dari sisi penambahan personel maupun struktur jabatan sesuai tipe satuan yang baru. Untuk pelaksanaannya kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari Polda Jawa Tengah, namun seluruh personel siap mendukung perubahan tersebut,” jelasnya.
Kenaikan status menjadi Polresta diharapkan semakin memperkuat kapasitas institusi dalam memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum kepada masyarakat Kabupaten Klaten yang terus berkembang.
Seluruh rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Klaten berlangsung aman, tertib, dan lancar. Momentum tersebut juga menjadi penguat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Klaten.
(Ip/opinijogja)






