Gelombang Demonstrasi Meluas, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Turun ke Jalan di Berbagai Daerah

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi OpiniJogja 

 

Aksi serentak di sejumlah kota menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok, kebijakan ekonomi, hingga tuntutan revisi regulasi sektor keamanan.

 

JAKARTA, opinijogja – Gelombang demonstrasi kembali meluas di berbagai daerah di Indonesia. Ribuan massa yang terdiri dari aliansi mahasiswa, kelompok buruh, dan berbagai elemen masyarakat sipil turun ke jalan untuk menyuarakan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Aksi yang berlangsung serentak di sejumlah kota besar tersebut dipicu oleh meningkatnya keresahan publik terhadap kondisi ekonomi nasional. Kenaikan harga bahan pokok, tekanan biaya hidup, serta berbagai kebijakan pemerintah menjadi sorotan utama dalam unjuk rasa tersebut.

Dalam berbagai aksi yang digelar, massa menuntut pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kebutuhan pokok yang dinilai semakin memberatkan masyarakat. Demonstran juga meminta pemerintah menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta mempertimbangkan penerapan pajak kekayaan sebagai upaya mengurangi kesenjangan sosial.

Selain isu ekonomi, massa turut menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejumlah peserta aksi mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh hingga penghentian program tersebut karena dianggap membebani anggaran negara dan menimbulkan berbagai persoalan teknis dalam pelaksanaannya.

Di sektor politik dan keamanan, demonstran menyampaikan tuntutan revisi Undang-Undang Polri, pencabutan Undang-Undang TNI, serta penghentian praktik militerisme di ruang sipil. Massa juga meminta pemerintah mengakui kesalahan dalam pengambilan kebijakan publik serta memperbaiki komunikasi politik dengan masyarakat.

Baca Juga:  FJI Protes Pernyataan Menag soal Zakat Disebut Tak Populer

Di Jakarta, aksi besar dipusatkan di kawasan Patung Kuda, Gedung DPR/MPR RI, dan Bundaran HI. Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia (UI), memadati titik-titik aksi untuk menyampaikan aspirasi mereka. Aparat keamanan mengerahkan ribuan personel gabungan guna mengamankan jalannya demonstrasi.

Sementara itu, di Bandung, mahasiswa dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) menggelar aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat. Gelombang protes dengan tuntutan serupa juga berlangsung di Garut dan sejumlah daerah lainnya.

Di Yogyakarta, gerakan Gejayan Memanggil kembali digelar. Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama berbagai kelompok masyarakat sipil turun ke jalan di kawasan Jalan Gejayan dan Titik Nol Kilometer untuk menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Meluasnya aksi demonstrasi di berbagai daerah ini menjadi indikator meningkatnya tekanan sosial terhadap pemerintah. Para peserta aksi menegaskan bahwa persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta kebijakan publik harus menjadi prioritas utama pemerintah dalam menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi di sejumlah wilayah masih berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Massa menyatakan akan terus mengawal berbagai isu yang mereka perjuangkan hingga mendapat respons konkret dari pemerintah.

(**/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakar Hukum: Indonesia Emas 2045 Bisa Berubah Jadi Indonesia yang Kehilangan Arah
Gunungkidul Night Specta 2026 Bidik Rekor MURI dan Dongkrak Wisata, Jadi Etalase Gunung Sewu Geopark
Mahasiswa Yogyakarta Beri Rapor Merah Pemerintahan Prabowo-Gibran, Desak Evaluasi Kebijakan hingga Serukan Mundur
ISRI Yogyakarta: Indonesia Tidak Sedang Baik-Baik Saja, Pajak Naik dan Daya Beli Rakyat Melemah
Mahasiswa UGM Sebut Budiman Sudjatmiko Pengkhianat Reformasi, Talkshow Pancasila Sempat Terhenti
Terungkap! BPBD Sleman Pastikan Api Misterius di Seyegan Bukan dari Gas Alam, Polisi Dalami Penyebabnya
Sultan HB X soal Aksi Mahasiswa UII: Silakan Demonstrasi, Asal Jangan Rugikan Publik
RAKYAT MEMBUTUHKAN KEPASTIAN, BUKAN EKSPERIMEN KEKUASAAN!
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:33 WIB

Gelombang Demonstrasi Meluas, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Turun ke Jalan di Berbagai Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:11 WIB

Pakar Hukum: Indonesia Emas 2045 Bisa Berubah Jadi Indonesia yang Kehilangan Arah

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:12 WIB

Gunungkidul Night Specta 2026 Bidik Rekor MURI dan Dongkrak Wisata, Jadi Etalase Gunung Sewu Geopark

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:20 WIB

ISRI Yogyakarta: Indonesia Tidak Sedang Baik-Baik Saja, Pajak Naik dan Daya Beli Rakyat Melemah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:07 WIB

Mahasiswa UGM Sebut Budiman Sudjatmiko Pengkhianat Reformasi, Talkshow Pancasila Sempat Terhenti

Berita Terbaru

Opinijogja

Negeri dalam Genggaman Layar

Kamis, 18 Jun 2026 - 12:41 WIB

You cannot copy content of this page