Foto: Peserta KulineRun 5K Kembang Nanggulan 2026 melintasi jalur persawahan dengan latar hijau Perbukitan Menoreh di Kapanewon Nanggulan, Minggu (17/5/2026). Event sport tourism ini menjadi ajang promosi wisata alam, kuliner lokal, serta pemberdayaan UMKM di Kabupaten Kulon Progo.
Kulon Progo, opinijogja — Event sport tourism bertajuk KulineRun 5K Kembang Nanggulan 2026 berlangsung meriah di Lapangan Kembang, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Minggu (17/5). Kegiatan ini diikuti sekitar 800 pelari dari berbagai daerah di Indonesia, serta peserta mancanegara asal Inggris.
Sejak pagi, para peserta memadati area start untuk menempuh rute lari sejauh 5 kilometer yang melintasi kawasan persawahan dan pedesaan dengan lanskap khas Perbukitan Menoreh. Panorama alam tersebut menjadi daya tarik utama yang memperkuat konsep sport tourism di wilayah Kapanewon Nanggulan.
Acara secara resmi dibuka oleh Bupati Kulon Progo, didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mulai dari Kapolres Kulon Progo, Dandim 0731/Kulon Progo, Ketua DPRD, Paniradya Pati Kaistimewaan, Kepala Dinas Pariwisata, hingga perwakilan sponsor dari Bank BPD DIY Cabang Wates.
Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menggabungkan olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“KulineRun menjadi momentum positif untuk memperkenalkan potensi wisata Kulon Progo, khususnya wisata kuliner dan keindahan kawasan perdesaan dengan latar Perbukitan Menoreh. Kegiatan seperti ini juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM lokal,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo menambahkan bahwa event seperti KulineRun diharapkan dapat menjadi agenda rutin daerah dalam memperkuat promosi destinasi wisata serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.
Selain aktivitas lari, peserta juga menikmati sajian kuliner khas lokal yang disediakan pelaku UMKM setempat. Suasana pedesaan yang asri dan ramah wisatawan turut memperkuat pengalaman peserta sepanjang kegiatan berlangsung.
Dengan antusiasme tinggi peserta dan dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap kawasan Kembang Nanggulan semakin dikenal sebagai destinasi unggulan sport tourism, wisata kuliner, dan wisata alam di Daerah Istimewa Yogyakarta.
(Ip/opinijogja)











