Razia Rutin dan QR Code, Lapas Kelas IIB Sleman Perkuat Pengawasan Berbasis Teknologi

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 03:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas Lapas Kelas IIB Sleman melakukan pemeriksaan terhadap warga binaan saat razia rutin kamar hunian. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini guna menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

 

SLEMAN, opinijogja — Lapas Kelas IIB Sleman terus memperkuat sistem pengamanan melalui kombinasi razia rutin dan pemanfaatan teknologi digital. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi lapas tetap aman, tertib, sekaligus mendukung pendekatan pembinaan yang lebih humanis.

Pada Selasa (28/4/2026), petugas kembali menggelar razia kamar hunian warga binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin yang dilaksanakan tiga kali sehari, yakni setiap selesai pergantian shift regu jaga. Razia dilakukan secara acak guna meningkatkan efektivitas pengawasan dan menghindari pola yang mudah diprediksi.

Adapun sasaran pemeriksaan meliputi barang terlarang, barang berlebihan, hingga benda berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Baca Juga:  DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur

Selain razia, Lapas Sleman juga mengimplementasikan sistem identifikasi kamar hunian berbasis QR code. Melalui sistem ini, data penghuni kamar hanya dapat diakses oleh petugas berwenang, sehingga kerahasiaan informasi warga binaan tetap terjaga.

Kepala Lapas Kelas IIB Sleman, Lamarta Surbakti, mengatakan bahwa inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengamanan sekaligus pembinaan.

“Deteksi dini melalui razia rutin serta pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis dalam mencegah potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen menghadirkan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan kondusif agar proses pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal.

Melalui berbagai langkah tersebut, Lapas Sleman berharap mampu menciptakan kondisi pemasyarakatan yang lebih terkendali, harmonis, dan profesional dengan tetap mengedepankan aspek keamanan serta kemanusiaan.

(Jon/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor
HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong
Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang
JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama
Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan
Pemkab Sleman dan Dunia Usaha Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar di HUT ke-81 RI
Kemarau Panjang Ancam Sleman, 4 Kapanewon Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Mau Pasang PDAM di Sleman? Agustus 2026 Cukup Rp750 Ribu, Ini Ketentuannya
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:27 WIB

JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page