Foto: Petani bersama jajaran Dinas Pertanian menunjukkan hasil panen padi perbenihan dalam kegiatan Desa Mandiri Benih di Kalitirto, Berbah, Sleman, Kamis (16/4/2026).
Sleman, opinijogja – Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman bersama Kelompok Tani Sido Makmur menggelar panen padi perdana dalam program Desa Mandiri Benih di Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kementerian Pertanian yang bertujuan mendorong kemandirian benih padi di tingkat lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Aris Eko Nugroho, mengatakan program Desa Mandiri Benih diharapkan mampu memenuhi kebutuhan benih, khususnya di wilayah DIY.
“Program ini merupakan kegiatan dari Kementerian Pertanian. Harapannya, benih yang diproduksi dapat melayani kebutuhan di DIY, khususnya wilayah Berbah dan sekitarnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program ini dilakukan oleh Kelompok Tani Sido Makmur yang diketuai Purwadi. Pemerintah memberikan dukungan berupa bantuan benih, pupuk, dan pestisida kepada 56 petani yang terlibat dalam program tersebut.
Adapun lahan yang digunakan dalam program ini seluas 10 hektare dengan tiga varietas padi, yakni Inpari 47 seluas 3 hektare, Situbagendit 2 hektare, serta Logawa 5 hektare. Penanaman dilakukan pada Desember 2025.
Panen perdana ini juga dihadiri oleh Direktur Perbenihan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, serta unsur terkait lainnya seperti BRMP, tim kerja Sleman, panewu, forkopimkap, lurah, dukuh, hingga petani dan calon pembeli benih.
Melalui program Desa Mandiri Benih, pemerintah berharap distribusi benih berkualitas dapat lebih mudah diakses petani, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
(Ip/opinijogja)















