Antisipasi Musim Kemarau 2026, Dinas Pertanian DIY Siapkan Strategi Pola Tanam Petani

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Kepala DPKP DIY Aris Eko Nugroho pimpin rapat koordinator penyusunan langkah strategis sektor Pertanian menghasilkan potensi kemarau panjang.

 

YOGYAKARTA, opinijogja – Menghadapi potensi musim kemarau yang diprediksi mulai datang dalam beberapa bulan ke depan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar rapat koordinasi guna menyusun langkah strategis bagi sektor pertanian.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DIY, Aris Eko Nugroho, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah perubahan iklim.

Menurutnya, kemarau bukanlah halangan selama para pemangku kepentingan mampu melakukan langkah antisipatif sejak dini.

“Kemarau boleh datang, tapi persiapan harus lebih dulu jalan. Melalui rapat koordinasi ini, kita membahas strategi bersama untuk menghadapi musim kemarau yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat,” ujarnya.

Aris menjelaskan, salah satu fokus utama yang dibahas adalah pemanfaatan informasi iklim secara akurat serta penyesuaian pola tanam oleh petani. Hal ini penting agar produksi pertanian tetap optimal meskipun kondisi cuaca tidak menentu.

Baca Juga:  Panen Perdana Desa Mandiri Benih di Sleman, Perkuat Kemandirian Benih Padi DIY

Selain itu, koordinasi lintas sektor juga menjadi bagian penting dalam memastikan distribusi air irigasi, pemilihan komoditas yang sesuai, serta mitigasi risiko gagal panen dapat berjalan efektif.

Ia berharap, dengan langkah-langkah tersebut, para petani di DIY tetap mampu menjaga hasil produksi dan mendukung ketahanan pangan daerah.

“Dengan informasi iklim yang tepat dan pola tanam yang menyesuaikan kondisi cuaca, petani diharapkan tetap bisa berproduksi secara optimal,” tambahnya.

Aris juga menekankan bahwa kekuatan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada kondisi alam, tetapi juga pada kesiapan dan strategi yang diterapkan sejak awal.

“Pertanian yang kuat selalu dimulai dari langkah antisipasi,” tegasnya.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Daerah DIY dalam menjaga stabilitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin dinamis.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga
DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur
Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera
Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin
Harda Kiswaya Ajak Warga Pakem Perkuat Jati Diri Lewat Tradisi Bedhol Projo
Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong
Pemeliharaan Jalan Desa di Sleman Dikebut, 86 Titik Masuk Program Perbaikan 2026
Sleman Gandeng Kemenkum DIY, Perkuat Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual hingga Tempe Pondoh
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:10 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:56 WIB

DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:32 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:33 WIB

Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:40 WIB

Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong

Berita Terbaru