Foto: Perbaikan jalan oleh DPUPKP Sleman dilakukan menjelang arus mudik Lebaran 2026 guna memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik yang melintas di wilayah Sleman.
SLEMAN, opinijogja – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kondisi jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten Sleman dipastikan siap dilalui pemudik. Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman menyebut sekitar 90 persen kerusakan jalan di jalur mudik telah ditangani.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’ruf, mengatakan berbagai upaya perbaikan terus dilakukan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.
“Menjelang Lebaran, kondisi jalan dan jembatan di Sleman siap dilalui pemudik karena sekitar 90 persen kerusakan jalur mudik sudah bisa ditangani,” ujar Fauzan saat dikonfirmasi, Senin (16/03/2026).
Meski demikian, pihaknya tetap mewaspadai potensi kerusakan jalan yang bisa muncul akibat faktor cuaca. Curah hujan yang masih cukup tinggi selama bulan Ramadhan menjadi salah satu penyebab munculnya lubang di sejumlah ruas jalan.
Menurut Fauzan, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan, sehingga DPUPKP Sleman menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi kerusakan secara mendadak.
“Kami berharap tidak terjadi hujan ekstrem sehingga kondisi jalan tetap aman untuk pemudik. Namun demikian, kami tetap menyiapkan tim on call untuk mengantisipasi kondisi darurat selama Ramadhan,” jelasnya.
Selain melakukan perbaikan pada ruas jalan utama, DPUPKP Sleman juga memastikan jalur pengalihan atau jalur alternatif dalam kondisi baik dan siap difungsikan apabila terjadi lonjakan arus kendaraan selama masa mudik Lebaran.
Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, Fauzan berharap perjalanan masyarakat yang melintas di wilayah Sleman dapat berlangsung lancar hingga masa arus balik.
“Kami berharap sampai dengan arus balik nanti perjalanan masyarakat tetap lancar tanpa gangguan kerusakan jalan,” pungkasnya.
(opinijogja)















