Foto: Pekerja dari adhi karya melakukan perbaikan jalan berlubang di ruas Kalasan–Cangkringan, tepatnya di Tirto Martani, Kalasan, Sleman, DIY, Selasa (3/3/2026).
Sleman, opinijogja – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) terus melakukan pemeliharaan jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Hingga awal Maret, progres perbaikan jalan di sejumlah ruas prioritas telah mencapai sekitar 75 persen.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’ruf, mengatakan tim Bina Marga sebelumnya telah melakukan survei pada ruas-ruas jalan utama yang menjadi jalur mudik dan jalur wisata di wilayah Sleman.
“Pada tahap awal sebelum bulan puasa, tim kami telah melakukan survei lokasi ruas jalan utama yang menjadi jalur mudik dan jalur wisata. Dari hasil survei tersebut kemudian disusun daftar prioritas penanganan berdasarkan tingkat kerusakan jalan,” kata Fauzan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (05/03/2026).
Ia menjelaskan, saat ini DPUPKP Sleman tengah melaksanakan pemeliharaan rutin jalan berdasarkan daftar prioritas tersebut. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan perbaikan jalan pada jalur utama dapat diselesaikan paling lambat H-7 sebelum Hari Raya Idul Fitri.
“Progres perbaikan sampai dengan hari ini sudah mencapai sekitar 75 persen. Target kami selesai H-7 sebelum Lebaran agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun aktivitas wisata dapat lebih nyaman,” ujarnya.
Fauzan menambahkan, pemeliharaan jalan tersebut tersebar di 17 kapanewon di wilayah Kabupaten Sleman.
Namun demikian, pelaksanaan pekerjaan di lapangan masih menghadapi kendala cuaca. Menurutnya, curah hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Sleman membuat proses perbaikan jalan kadang tidak dapat dilakukan secara maksimal.
“Kendala utama saat ini masih musim hujan, sehingga pekerjaan di lapangan kadang kurang maksimal,” katanya.
Terkait aduan warga mengenai kerusakan jalan pada ruas Kalasan–Cangkringan, Fauzan menyampaikan bahwa sebagian ruas yang terdampak proyek pembangunan jalan tol saat ini mulai diperbaiki oleh pihak kontraktor.
“Untuk jalan di wilayah Cangkringan yang terdampak proyek tol, perbaikan sudah mulai dilakukan oleh PT Adhi Karya selaku pelaksana proyek jalan tol,” ujarnya.
Ia berharap upaya perbaikan jalan yang tengah dilakukan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik dan perayaan Lebaran.
“Harapannya warga bisa mudik dan berlebaran dengan lancar tanpa terganggu kondisi jalan yang rusak,” kata Fauzan.
(Ip/opinijogja)















