Foto: Aktivitas pembenahan jalur track Jeep Wisata Merapi di kawasan Kali Gendol, Kalurahan Argomulyo, Sleman, Sabtu (14/2/2026). Pembenahan dilakukan oleh Wage Watu Gede Merapi Adventure sebagai persiapan menyambut Ramadan dan libur Lebaran 2026, sekaligus meningkatkan aspek keselamatan wisatawan di lereng Gunung Merapi. (Foto: opinijogja)
SLEMAN, opinijogja — Menjelang Ramadan serta persiapan menghadapi libur Lebaran 2026, Wage (Watu Gede) Merapi Adventure melakukan pembenahan jalur track Jeep Wisata Merapi di Kalurahan Argomulyo, wilayah Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Sabtu (14/2/2026).
Pembenahan jalur dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan wisatawan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas wisata alam di kawasan lereng Gunung Merapi selama momentum libur panjang.
Perwakilan pengelola Jeep Wisata Merapi, Daldiri menjelaskan, kegiatan ini dilandasi semangat kepedulian terhadap alam serta upaya mengurai kepadatan jalur wisata. Selain itu, pembenahan juga diarahkan untuk mendorong pergerakan ekonomi warga, khususnya pelaku UMKM di Argomulyo.
“Kita mengacu dari prinsip cinta alam. Jadi Watu Gede Merapi Adventure ini meminta bantuan untuk memperbaiki jalur track. Prinsipnya selain mengurai kepadatan di jalur atas, juga agar perekonomian atau UMKM di Argomulyo bisa ikut bergerak. Harapannya Jeep wisata dan UMKM bisa bareng-bareng menikmati kebersamaan untuk memajukan wilayah Argomulyo,” ujarnya.
Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pengelolaan wisata jeep.
“Yang harus kita utamakan adalah safety, mulai dari armada, jalur lintasan, sampai keamanan penumpang. Itu yang paling utama,” tandasnya.
Sementara itu, Lurah Argomulyo Danang Hendri Bintoro menjelaskan bahwa perbaikan jalur dilakukan karena sejumlah lintasan rusak akibat tingginya curah hujan beberapa waktu terakhir.
“Njih leres mas, karena kemarin musim hujan banyak jalur yang rusak terkena arus. Ini diperbaiki agar jalur nyaman dan aman buat pengunjung wisata. Harapan ke depan, wisata di Argomulyo bisa semakin maju dan bisa memberdayakan banyak warga masyarakat. Dengan wisata, bisa menjadi daya ungkit perekonomian warga,” jelasnya.
Danang juga menyebut, jeep wisata di Argomulyo diharapkan menjadi alternatif baru bagi wisatawan yang datang ke Yogyakarta.
“Khususnya jeep wisata bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin berwisata jip. Kalau biasanya lava tour, di Argomulyo ada rute menarik, salah satunya susur Kali Gendol dengan trek airnya,” ujarnya.
Selain menawarkan jalur baru, keberadaan wisata jeep Argomulyo juga diharapkan mampu mengurai kemacetan di kawasan lereng Merapi saat musim liburan.
“Kalau sudah musim liburan, jalur di atas sering krodit. Argomulyo kebetulan dilewati jalan nasional dan dekat pintu tol arah Prambanan maupun Kalasan, sehingga bus wisata tidak perlu bermacet-macetan naik ke lereng Merapi,” kata Danang
Sebagai penunjang, Pemerintah Kalurahan bersama pengelola wisata juga menyiapkan fasilitas pendukung berupa Rest Area Gerbang Merapi yang berada di lokasi strategis.
“Kami menyediakan rest area dengan fasilitas parkir luas, toilet, musala, taman kuliner, dan sebentar lagi akan dibuka pusat oleh-oleh produk khas UMKM lereng Merapi,” tambahnya.
Melalui pembenahan jalur ini, Pemerintah Kalurahan Argomulyo bersama pengelola Jeep Wisata berharap destinasi wisata berbasis alam semakin dikenal luas, mampu menarik lebih banyak wisatawan, serta memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.
(Ip/opinijogja)















