Foto: Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyerahkan dokumen penilaian kinerja dalam Rakordal Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 di Aula Adikarta, Kulon Progo, Jumat (30/1/2026).
KULON PROGO, opinijogja — Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menutup tahun anggaran 2025 dengan capaian kinerja sektor fisik tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Realisasi kinerja fisik mencapai 99,83 persen dengan gap 0,17 persen. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan (Rakordal) Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 di Aula Adikarta, Jumat (30/1/2026).
Kepala Bappeda Kulon Progo Aris Nugroho mengatakan, capaian tersebut menjadi yang tertinggi di antara kabupaten/kota se-DIY. Sementara realisasi keuangan mencapai 92,83 persen dan menempatkan Kulon Progo pada posisi ketiga di DIY.
Selain itu, Kulon Progo juga mencatatkan penurunan angka kemiskinan tertinggi di DIY, meski secara persentase masih menjadi tantangan. “Indikator penurunan kemiskinan tercapai dan menunjukkan tren positif,” kata Aris.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengapresiasi kinerja jajaran ASN, namun mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri. “Tantangan kemiskinan masih besar dan harus dijawab dengan kerja nyata,” ujarnya.
Dalam Rakordal tersebut, mayoritas OPD dan kapanewon memperoleh predikat kinerja “Sangat Tinggi”. Sebanyak 27 dari 28 OPD meraih predikat tersebut, dengan 14 OPD mencatatkan nilai sempurna. Di tingkat wilayah, 10 dari 12 kapanewon meraih nilai maksimal 100.
(Ip/opinijogja)















