Nataru 2025, Kunjungan Wisata Jeep Lava Tour Merapi Terus Meningkat

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Jalur ekstrem Jeep Wisata Lava tour Merapi.

 

Sleman, opinijogja – Kunjungan wisatawan ke wisata Jeep Lava Tour Merapi terus mengalami peningkatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Lonjakan pengunjung mulai terasa sejak pertengahan Desember dan masih berlangsung hingga saat ini.

Ketua Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM), Babe Kotir, mengatakan aktivitas wisata jeep mulai ramai sejak 19 Desember 2025 dan merata di masing-masing komunitas.

“Untuk perkembangan wisata Jeep Lava Tour Merapi, dari pantauan saya mulai tanggal 19 sampai 20 Desember sudah mulai ramai. Lonjakan pengunjung cukup ramai, lumayan, dan merata hingga kemarin (25/12) maupun hari ini (27/12),” ujar Babe Kotir.

Ia menyebutkan, puncak kunjungan wisata Jeep Lava Tour Merapi diperkirakan akan terjadi pada penghujung tahun, seiring meningkatnya mobilitas wisatawan jelang pergantian tahun.

“Kemungkinan besar puncaknya di akhir tahun 2025. Berkaitan dengan Lava Tour, semoga semuanya berjalan lancar serta tetap aman dan terkendali,” tambahnya.

Jawir owner dari MJAK Adventure saat dikonfirmasi menuturkan, memang tahun ini ada peningkatan untuk kunjungan wisatawan, namun tidak terlalu signifikan.

Baca Juga:  Pemda DIY Salurkan Bantuan Pengolahan Cabai dan Bawang 2026, Dorong Hilirisasi dan Stabilitas Harga Pangan

“Kunjungan wisatawan ada peningkatan cukup lumayan tapi masih landai,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Sleman, Dr. Agus Budi Santoso, S.Si., M.Sc., memastikan kawasan wisata Gunung Merapi saat ini masih dalam kondisi aman untuk dikunjungi.

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu aktif memantau informasi resmi terkait aktivitas Gunung Merapi.

“Saat ini kondisi Merapi masih aman. Namun masyarakat perlu selalu meng-update informasi, salah satunya dengan mengikuti akun media sosial Badan Geologi yang menyajikan perkembangan aktivitas Gunung Merapi terkini,” ujarnya.

Dr. Agus juga meminta para pengelola pariwisata di kawasan Merapi untuk rutin memperbarui informasi kondisi gunung serta memiliki respons yang cepat dan tepat apabila terjadi perkembangan aktivitas yang tidak diinginkan.

Selain itu, seluruh sarana dan prasarana pendukung kedaruratan diminta untuk diperiksa dan dipastikan dalam kondisi siap digunakan.

“Apapun alasannya, keselamatan pengunjung tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya. (Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Temui Menpora, Bupati Sleman Dapat Lampu Hijau Revitalisasi Stadion Tridadi
Hari Keamanan Pangan Dunia 2026, DIY Terima Hibah Mobil Laboratorium Keliling dari Bapanas
Stok Beras Melimpah, BULOG DIY Pastikan Harga Beras dan Minyakita Tetap Terkendali
Libur Sekolah 2026, Sleman Bidik Perputaran Uang Wisata hingga Rp1,2 Triliun
Efek Embarkasi Haji YIA, Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak 105 Persen hingga Mei 2026
BULOG Cetak Rekor! Serapan Beras Nasional Tembus 3 Juta Ton, Stok Pangan RI Lampaui 5 Juta Ton
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti
Waisak 2570 BE di Borobudur Berlangsung Khidmat, 5.000 Lampion Hiasi Langit Magelang
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:51 WIB

Temui Menpora, Bupati Sleman Dapat Lampu Hijau Revitalisasi Stadion Tridadi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Hari Keamanan Pangan Dunia 2026, DIY Terima Hibah Mobil Laboratorium Keliling dari Bapanas

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:21 WIB

Stok Beras Melimpah, BULOG DIY Pastikan Harga Beras dan Minyakita Tetap Terkendali

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:39 WIB

Libur Sekolah 2026, Sleman Bidik Perputaran Uang Wisata hingga Rp1,2 Triliun

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:51 WIB

Efek Embarkasi Haji YIA, Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak 105 Persen hingga Mei 2026

Berita Terbaru