Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Bersama Telkom Indonesia, Harda Tanam 500 Pohon di Lereng Merapi

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sleman, Harda Kiswaya lakukan aksi penanaman bibit pohon di Bukit Klangon.

 

Sleman, opinijogja – Bersama Telkom Indonesia, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, melakukan aksi penanaman bibit pohon pada Rabu (24/5) bertempat di bukit Klangon, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Telkom Go Zero yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia.

Ahmad Reza selaku SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Indonesia menyampaikan kegiatan ini merupakan program berkelanjutan serta aksi nyata Telkom Indonesia dalam menghadapi krisis iklim, dan mendukung target pemerintah mencapai emisi nol bersih (net-zero emissions) pada tahun 2060.

“Ada lima ratus bibit pohon produktif yang kita tanam pagi hari ini, seperti Pule, Alpukat, Matoa, dan lainnya,” jelasnya.

Bupati Sleman menyambut baik serta mengucapkan terima kasih kepada Telkom Indonesia yang telah memilih Kabupaten Sleman guna melaksanakan program tersebut. Menurutnya program ini dapat membantu kelestarian lingkungan di lereng gunung Merapi sebagai wilayah hulu di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu dengan penanaman pohon ini diharapkan dapat mengurangi risiko bencana alam seperti tanah longsor, banjir, dan semacamnya.

Baca Juga:  Bupati Sleman Tekankan Integritas Birokrasi pada Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara

“Saya harap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan,” kata Harda.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo, yang juga hadir pada acara tersebut menyampaikan kegiatan ini selaras dengan filosofi Daerah Istimewa Yogyakarta, Hamemayu Hayuning Bawono. Artinya kegiatan penanaman pohon ini merupakan upaya kita bersama untuk menjaga bumi tetap indah, lestari, dan sustainable.

“Mari kita menjadi bangsa yang tidak hanya memanfaatkan sumber daya alam untuk generasi ini saja, namun juga untuk generasi yang akan datang,” kata Kusno. (Jon/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunjungi Peternak Sapi di Boyolali, Tekankan Penanganan Cepat PMK
Wabup Sleman Pimpin Apel Siaga Tagana ke-22, Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Arus Balik Lempuyangan Lancar, Tapi Akses Informasi untuk Tuna Rungu Masih Jadi PR
Kebijakan Baru TPU Sleman: Ahli Waris Wajib Sediakan Grobox Sendiri
Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga
Kunjungan Wisatawan Sleman Tembus 188 Ribu Selama Lebaran 2026, Kaliadem Jadi Favorit
Kunjungan Wisatawan Bantul Libur Lebaran 2026 Capai 80.333 Orang, Parangtritis Masih Dominan
Kunjungan Wisatawan Kulon Progo Naik Saat Libur Lebaran 2026, H+1 Melonjak 39 Persen
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:35 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Peternak Sapi di Boyolali, Tekankan Penanganan Cepat PMK

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:23 WIB

Wabup Sleman Pimpin Apel Siaga Tagana ke-22, Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:26 WIB

Arus Balik Lempuyangan Lancar, Tapi Akses Informasi untuk Tuna Rungu Masih Jadi PR

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:59 WIB

Kebijakan Baru TPU Sleman: Ahli Waris Wajib Sediakan Grobox Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:54 WIB

Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga

Berita Terbaru