Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Wartawan dan Komunitas NoLimiT Wakafkan Al-Qur’an ke Masjid dan Panti di Yogyakarta

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penyerahan wakaf Al-Qur’an oleh komunitas NoLimiT bersama sejumlah wartawan kepada pengurus Masjid Nurul Huda, Banguntapan, Bantul, Jumat (6/3/2026). Program tersebut bertujuan membantu santri, masjid, dan masyarakat yang masih kekurangan mushaf Al-Qur’an.

 

Yogyakarta, opinijogja – Komunitas NoLimiT bersama sejumlah wartawan menginisiasi program wakaf Al-Qur’an untuk membantu santri penghafal Al-Qur’an, masjid, serta masyarakat yang masih kekurangan mushaf di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul pada Jumat (6/3).

Program wakaf Al-Qur’an ini digagas oleh komunitas NoLimiT bersama beberapa wartawan, di antaranya Aji, Muhammad Arifin, dan Rajha, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan mushaf Al-Qur’an di sejumlah tempat ibadah dan lembaga sosial.

Inisiator kegiatan sekaligus perwakilan NoLimiT, Aji, mengatakan program tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap masih terbatasnya ketersediaan Al-Qur’an di beberapa wilayah.

“Program ini kami hadirkan untuk membantu para santri penghafal Al-Qur’an di pondok pesantren, masjid, serta masyarakat di daerah yang masih kekurangan mushaf,” kata Aji.

Sementara itu, salah satu pewakaf Al-Qur’an dari komunitas NoLimiT, Temara Artanti, menyampaikan bahwa wakaf Al-Qur’an memiliki makna spiritual mendalam karena termasuk sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir.

“Sedekah bukan hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga sebagai wujud syukur kepada Allah. Wakaf Al-Qur’an ini menjadi pahala jariyah yang insyaAllah terus mengalir,” ujar Temara.

Ia berharap program tersebut dapat mendorong generasi muda untuk semakin mencintai dan mempelajari Al-Qur’an.

“Harapannya generasi muda semakin semangat belajar Al-Qur’an dan bersama-sama mengurangi buta huruf Al-Qur’an,” katanya.

Baca Juga:  Demo Penambang Pasir di Kepatihan Batal, Sekda DIY Terima Audiensi PPPS

Temara juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu dalam bersedekah karena setiap kebaikan yang dilakukan akan mendapat balasan dari Allah SWT.

“Bersedekahlah, jangan menunggu mampu. Sedekah terbaik adalah saat kita merasa tidak mampu, karena Allah akan melipatgandakan balasannya,” tuturnya.

Salah satu inisiator kegiatan, Muhammad Arifin, menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam program wakaf tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mewakafkan Al-Qur’an. Semoga menjadi amal kebaikan di dunia maupun di akhirat,” katanya.

Ia menambahkan kegiatan wakaf Al-Qur’an ini akan terus berlanjut selama bulan Ramadhan.

“InsyaAllah pada 14 Maret 2026 kami kembali mengadakan wakaf Al-Qur’an sekaligus berbagi takjil untuk berbuka puasa,” ujarnya.

Sementara itu, Sugeng, salah satu pengurus sekaligus takmir Masjid Nurul Huda Banguntapan, mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi atas kegiatan wakaf Al-Qur’an yang dilakukan oleh komunitas NoLimiT bersama para wartawan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan wakaf Al-Qur’an ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi jamaah serta masyarakat sekitar,” kata Sugeng.

Dalam pelaksanaannya, wakaf Al-Qur’an disalurkan ke tiga lokasi, yakni Mushola Al Fathon Mujamuju Umbulharjo, Yayasan Rumah Panti dan Dhuafa Wiwin Muslimah Baciro Gondokusuman Kota Yogyakarta, serta Masjid Nurul Huda Banguntapan Kabupaten Bantul.

Melalui program ini, komunitas NoLimiT bersama para wartawan berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berpartisipasi dalam gerakan wakaf Al-Qur’an sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh umat.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat
Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung
Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul
Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi
Bupati Sleman Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, 564 Personel Disiagakan
Jelang Lebaran 2026, Pemeliharaan Jalur Mudik di Sleman Rampung, DPUPKP Siaga 24 Jam
H-1 Lebaran, Arus Lalu Lintas di Prambanan Mulai Meningkat, Dishub Sleman: Masih Ramai Lancar
Kementan Perkuat Penyuluh Pertanian di DIY untuk Dukung Swasembada Pangan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 04:40 WIB

Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:46 WIB

Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:23 WIB

Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:36 WIB

Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:09 WIB

Bupati Sleman Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, 564 Personel Disiagakan

Berita Terbaru