Foto: Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPKP Sleman, Muhamad Nurrochmawardi. Tahun ini, Bidang SDA mengalokasikan sekitar Rp10 miliar dari APBD untuk penanganan 58 lokasi irigasi yang diprioritaskan sesuai kebutuhan masyarakat pengguna air.
Sleman, opinijogja – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar dari APBD murni tahun ini untuk penanganan 58 lokasi irigasi di wilayah Sleman.
Kepala Bidang SDA DPUPKP Sleman, Muhamad Nurrochmawardi, ST, MM, mengatakan seluruh anggaran tersebut difokuskan untuk kegiatan irigasi yang tersebar di berbagai titik, berdasarkan prioritas kebutuhan di lapangan.
“Kurang lebih Rp10 miliar untuk 58 lokasi. Semuanya irigasi,” kata Nurrochmawardi saat dikonfirmasi, opinijogja, Jumat (6/2/2026).
Ia merinci, dari total lokasi tersebut, sebanyak 19 titik masuk program peningkatan jaringan irigasi, sementara 29 titik lainnya berupa rehabilitasi.
Nurrochmawardi menjelaskan, seluruh kegiatan tahun ini menyesuaikan kondisi anggaran daerah. Bahkan untuk perencanaan tahun anggaran 2026, sejumlah program juga mengalami pengurangan.
“Betul, semua kegiatan dikurangi, menyesuaikan anggaran,” ujarnya.
Meski demikian, ia berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan lancar karena penentuan lokasi didasarkan pada prioritas kebutuhan masyarakat, khususnya para pengguna air.
“Harapannya berjalan lancar, karena semua berdasar prioritas kebutuhan lapangan yang ditunggu masyarakat pengguna air,” pungkasnya.
(Ip/opinijogja)















