Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Presiden PKS Tekankan Politik Elegan, Tetap Kritis Meski Jadi Mitra Pemerintah

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzammil Yusuf menyampaikan arahan dalam acara Temu Kader dan Pengurus PKS se-DIY di Kantor DPW PKS DIY, menegaskan pentingnya politik elegan—menjadi mitra pemerintah tanpa meninggalkan sikap kritis terhadap aspirasi rakyat.

 

Yogyakarta, opinijogja – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzammil Yusuf menegaskan pentingnya penerapan politik elegan dalam dinamika politik nasional. Menurutnya, PKS harus mampu menjadi mitra koalisi pemerintah, namun tetap kritis dan peka terhadap aspirasi rakyat.

Penegasan tersebut disampaikan Almuzammil saat menghadiri acara Temu Kader dan Pengurus PKS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang digelar di Kantor DPW PKS DIY, Ahad (25/1/2026).

Acara konsolidasi ini dihadiri jajaran pimpinan PKS dari tingkat wilayah, daerah kabupaten/kota, hingga ketua DPC (kecamatan) se-DIY. Forum tersebut menjadi ajang penyelarasan visi dan arah perjuangan partai antara pimpinan pusat dan struktur daerah.

Dalam arahannya, Almuzammil mengapresiasi peran kader PKS dalam kerja-kerja kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana di berbagai daerah.

“Saya bangga dengan khidmat tanpa henti kader di lapangan. Banyak kisah pengabdian yang luar biasa, bahkan ada yang tetap membantu korban bencana meski mereka sendiri ikut terdampak,” ujar Almuzammil.

Baca Juga:  Fun Run HAKORDIA 2025 Gaungkan Semangat Bersama Basmi Korupsi di Yogyakarta

Terkait posisi PKS dalam pemerintahan, Almuzammil menegaskan bahwa kemitraan politik tidak boleh menghilangkan fungsi kontrol partai terhadap kekuasaan.

“Kita harus menampilkan politik yang elegan. Saat ini PKS menjadi mitra koalisi pemerintah untuk kebaikan bangsa, tetapi kemitraan itu tidak boleh membuat kita tuli terhadap suara rakyat. Kita harus tetap kritis dan konstruktif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS DIY Budi Wiyarno memaparkan strategi PKS DIY periode 2025–2030 melalui program K2P2, yang berfokus pada penguatan kader, kaderisasi, dan pelayanan publik.

“Di DIY, kami menerjemahkan arahan pusat melalui program K2P2. Kami memperkuat kader secara ideologis dan ekonomi, memastikan kaderisasi berjalan efektif, serta menghadirkan pelayanan nyata melalui advokasi kebijakan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Budi.

Menurutnya, penguatan kader dan pelayanan publik menjadi kunci agar PKS tetap relevan, adaptif, dan dekat dengan masyarakat di tengah dinamika politik nasional.

Pertemuan ini menegaskan komitmen PKS DIY untuk terus berkolaborasi dalam pemerintahan, tanpa meninggalkan peran sebagai penyambung lidah dan pengawal kepentingan rakyat.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Esti Wijayati ajak masyarakat jaga kerukunan dan kebersamaan saat Idul Fitri 1447 H
PDI Perjuangan Jogja Bagikan Bingkisan Lebaran dan Buka Posko Mudik di Giwangan
Anggota DPRD Sleman Imbau Warga Perketat Keamanan Lingkungan Jelang Lebaran
Uji Adrenalin di Lereng Merapi, MJAK Adventure Luncurkan Paket Wisata Malam “Nightmare Adventure” Selama Ramadhan
Eko Suwanto Soroti Kebijakan BOP dan ART, Dinilai Belum Cerminkan Amanah Konstitusi
Disparekrafpora Gunungkidul Siapkan Antisipasi Lonjakan Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Buka Puasa Bersama di Graha Utama, Gubernur Akmil Perkuat Soliditas Keluarga Besar
Saldo Minimum Mandiri, BRI dan BNI per Maret 2026, Simak Rinciannya
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:08 WIB

Esti Wijayati ajak masyarakat jaga kerukunan dan kebersamaan saat Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:00 WIB

PDI Perjuangan Jogja Bagikan Bingkisan Lebaran dan Buka Posko Mudik di Giwangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:08 WIB

Anggota DPRD Sleman Imbau Warga Perketat Keamanan Lingkungan Jelang Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:56 WIB

Uji Adrenalin di Lereng Merapi, MJAK Adventure Luncurkan Paket Wisata Malam “Nightmare Adventure” Selama Ramadhan

Senin, 9 Maret 2026 - 13:44 WIB

Eko Suwanto Soroti Kebijakan BOP dan ART, Dinilai Belum Cerminkan Amanah Konstitusi

Berita Terbaru