Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Pengurus DPC PKS Cangkringan Gelar Pelatihan Pengelolaan Masjid, Hadirkan Pengurus Masjid Jogokariyan

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pengurus DPC PKS Cangkringan Bidang Pembangunan Keumatan bersama Ustadz Gitta Welly Ariadi, S.Si, serta para takmir masjid usai pelatihan pengelolaan masjid di Masjid Ussisa Al-Taqwa, Kapanewon Cangkringan, Sleman. Kegiatan ini diharapkan mampu menularkan semangat pengelolaan Masjid Jogokariyan agar masjid semakin makmur dan menjadi pusat aktivitas umat.

 

SLEMAN opinijogja — Pengurus DPC PKS Cangkringan Bidang Pembangunan Keumatan menggelar pelatihan pengelolaan masjid di Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini menghadirkan pengurus Takmir Masjid Jogokariyan, Ustadz Gitta Welly Ariadi, S.Si, sebagai narasumber.

Pelatihan tersebut diikuti lebih dari 100 peserta yang merupakan takmir masjid dari berbagai wilayah di Kapanewon Cangkringan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola masjid agar mampu menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas keumatan yang hidup dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  Labuhan Ageng Merapi di Sleman, 11 Ubo Rampe Diboyong ke Srimanganti

Anggota DPRD Kabupaten Sleman dari Fraksi PKS, Yani Fathurrahman, yang juga pengurus DPC PKS Cangkringan Bidang Pembangunan Keumatan, mengatakan masjid memiliki peran strategis dalam membangun peradaban dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

“Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus dikelola dengan baik agar menjadi pusat pemberdayaan umat dan magnet kegiatan masyarakat,” ujar Yani.

Dalam pemaparannya, Ustadz Gitta Welly Ariadi membagikan pengalaman pengelolaan Masjid Jogokariyan yang dikenal luas sebagai masjid produktif dan makmur. Ia menekankan pentingnya manajemen masjid yang transparan, program yang berpihak pada jamaah, serta pelayanan yang ramah.

Masjid Jogokariyan dikenal secara nasional hingga mancanegara sebagai contoh masjid yang mampu mengoptimalkan perannya tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga sosial dan ekonomi umat.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Esti Wijayati ajak masyarakat jaga kerukunan dan kebersamaan saat Idul Fitri 1447 H
PDI Perjuangan Jogja Bagikan Bingkisan Lebaran dan Buka Posko Mudik di Giwangan
Jumat Terakhir Ramadhan, Komunitas NoLimit dan Wartawan Yogyakarta Wakafkan Al-Qur’an ke Masjid dan Panti Asuhan
Anggota DPRD Sleman Imbau Warga Perketat Keamanan Lingkungan Jelang Lebaran
Eko Suwanto Soroti Kebijakan BOP dan ART, Dinilai Belum Cerminkan Amanah Konstitusi
Wartawan dan Komunitas NoLimiT Wakafkan Al-Qur’an ke Masjid dan Panti di Yogyakarta
Sampah 300 Ton Sehari, Ganjar Minta Kader PDIP Jogja Bergerak
Arus Bawah PDIP DIY Dukung Pedestrian Malioboro, Usul Kantong Parkir Kampung
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:08 WIB

Esti Wijayati ajak masyarakat jaga kerukunan dan kebersamaan saat Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:00 WIB

PDI Perjuangan Jogja Bagikan Bingkisan Lebaran dan Buka Posko Mudik di Giwangan

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:06 WIB

Jumat Terakhir Ramadhan, Komunitas NoLimit dan Wartawan Yogyakarta Wakafkan Al-Qur’an ke Masjid dan Panti Asuhan

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:08 WIB

Anggota DPRD Sleman Imbau Warga Perketat Keamanan Lingkungan Jelang Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 13:44 WIB

Eko Suwanto Soroti Kebijakan BOP dan ART, Dinilai Belum Cerminkan Amanah Konstitusi

Berita Terbaru