Foto: Penyerahan bingkisan Lebaran oleh pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta kepada warga dalam kegiatan konsolidasi dan silaturahmi di Kantor DPC kawasan Timoho, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial sekaligus menyambut Idul Fitri 1447 H.
Perkuat solidaritas sosial, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta gelar konsolidasi hingga tingkat ranting jelang Idul Fitri 2026
YOGYAKARTA, opinijogja — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Yogyakarta memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini diwujudkan melalui pembagian bingkisan Lebaran serta pendirian posko mudik bagi masyarakat.
Konsolidasi yang dikemas dalam agenda silaturahmi ini berlangsung pada 16–18 Maret 2026 di Kantor DPC PDI Perjuangan kawasan Timoho, Yogyakarta. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan menjangkau struktur partai hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menegaskan bahwa konsolidasi ini penting untuk menjaga soliditas kader sekaligus memastikan kehadiran partai di tengah masyarakat.
“DPC mengapresiasi warga yang menunjukkan kerukunan luar biasa selama menjalankan ibadah puasa Ramadan tahun ini. Solidaritas sosial tumbuh melalui gotong royong, seperti terlihat di Masjid Jogokaryan dan Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, serta berbagai aktivitas berbagi buka puasa,” ujar Eko, Rabu (18/3/2026).
Menurut Eko, semangat kebersamaan tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama di Kota Yogyakarta.
Dalam kesempatan yang sama, Eko Suwanto mendampingi Ketua DPP PDI Perjuangan, Esti Wijayati, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai momentum Ramadan menjadi ruang strategis untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta juga mendirikan posko mudik di kawasan Giwangan. Posko ini dilengkapi berbagai fasilitas, seperti tempat istirahat, vitamin, serta obat-obatan bagi pemudik.
Esti Wijayati menegaskan bahwa keberadaan posko tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, terutama bagi mereka yang membutuhkan bantuan darurat maupun sekadar beristirahat.
“Posko ini kami hadirkan untuk memastikan pemudik merasa aman dan nyaman. Kami ingin terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih,” kata Esti.
Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan berharap dapat terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial di momentum Lebaran.
(Ip/opinijogja)















