Foto: Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan (tengah) bersama kader Pasanda PDIP Kota Yogyakarta saat temu kangen Ngumpulke Balung Pisah memperingati HUT ke-53 PDI Perjuangan dan ulang tahun ke-79 Megawati Soekarnoputri, Jumat (6/2/2026).
YOGYAKARTA, opinijogja — Komunitas Juang Pasanda PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menggelar temu kangen kader bertajuk Ngumpulke Balung Pisah sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan dan ulang tahun ke-79 Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas kader lintas wilayah.
Wakil Wali Kota Yogyakarta yang juga pengurus DPC PDIP Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, SE, MM, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Pasanda mampu menghadirkan ruang kebersamaan bagi kader yang selama ini jarang berkumpul.
“Pasanda ini luar biasa. Yang selama ini tidak banyak kegiatan, sekarang bisa ngumpulke balung pisah, guyub bareng, silaturahmi. Ini menjadi kekerabatan yang sangat kuat,” ujar Wawan.
Ia mendorong agar Pasanda dapat mengagendakan pertemuan rutin, baik bulanan maupun tiga bulanan, guna menjaga kekompakan kader. Wawan juga berharap komunitas ini turut berperan aktif mendukung program pemerintah, khususnya di bidang sosial dan kebersihan lingkungan.
“Yang paling penting kita bisa guyub bareng dan migunani. Ke depan kita juga harus ikut mendukung program pemerintah, terutama kebersihan lingkungan, karena PDI Perjuangan punya komitmen menjaga bumi pertiwi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Joni menjelaskan, Pasanda awalnya hanya bergerak dalam kegiatan pawai kebangsaan. Bersama Agus Epes dan Yoga, pihaknya kemudian menggagas temu kangen sebagai upaya mempertemukan kader lintas generasi, terutama di daerah pemilihan (dapil) 5.
“Kami hanya membantu mengumpulkan para senior dan sesepuh. Di dapil 5 ini komunikasi lintas generasi jarang terjadi, padahal wilayahnya cukup strategis karena berada di perbatasan Bantul dan Kota Yogyakarta,” kata Joni.
Ia menambahkan, di wilayah Kemantren Kotagede, PDIP menjadi satu-satunya partai yang berhasil memenangkan Kalurahan Prenggan.
Ketua Pasanda periode sebelumnya, Agus Epes, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi antar elemen partai sekaligus menjaga kesolidan antara kader dan komunitas juang Pasanda.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan restrukturisasi kepengurusan Pasanda. Jabatan ketua resmi diserahterimakan dari Agus Epes kepada Wasono Prayogo sebagai ketua baru periode 2026–2030.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan DPC PDIP dari Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kota Yogyakarta, serta pengurus DPD PDIP DIY dan SERUNI.
(Ip/opinijogja)















