Foto: Pasar Bela Negara Kabupaten Sleman, Jumat (28/11).
Sleman, OpiniJogja – Ketua Umum Forum Komunikasi Bela Negara (FKBN) Pusat, Nina Oktalina, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Pasar Bela Negara di Kabupaten Sleman yang digagas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sleman. Menurutnya, konsep pasar tersebut layak menjadi contoh bagi kabupaten dan kota lain di Indonesia.
Hal itu disampaikan Nina saat menghadiri kegiatan Pasar Bela Negara sekaligus menjadi narasumber talkshow yang dipandu Bobby Tanapi dan Lina Syafira di Lapangan Pemda Sleman, Jumat (28/11/2025).
“Kami sangat terapresiasi dengan kegiatan Pasar Bela Negara ini. Dari Pak Nardi dan Pak Kabid, saya mendengar bahwa kegiatan ini sudah digelar sebanyak 17 kali dan rutin setiap Jumat pagi,” ujar Nina.
Ia berharap konsep serupa dapat dikembangkan tidak hanya di wilayah DIY, tetapi juga di berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Nina menilai Pasar Bela Negara Sleman memiliki potensi besar untuk menjadi role model, terutama karena didukung secara penuh oleh Pemkab Sleman. Dukungan tersebut dinilainya membuat pemberdayaan UMKM melalui kegiatan pasar semakin terarah dan berkelanjutan.
“Kami datang ke sini bukan karena diundang, tapi sengaja hadir untuk melihat langsung. Ini juga bagian dari tugas kami di Forum Pembela Negara, forum binaan Ditjen Potan Kemenhan RI yang turut mendorong kemajuan UMKM,” jelasnya.
Ia menambahkan, FKBN saat ini telah berada di lima DPW dan 15 DPD, dan pihaknya siap mengembangkan jejaring Forkom Bela Negara di berbagai daerah.
“Harapan kami, FKBN bisa berkolaborasi dengan Pasar Bela Negara Sleman agar gerakan ini semakin berkembang dan meluas ke seluruh Indonesia,” tutupnya.
Sementara itu, Kabid Bina Ideologi Wasabang dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Sleman, Immawan Nur Saiful, yang mendampingi jajaran FKBN, menyampaikan apresiais atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran FKBN pusat, DPW Jakarta, dan DPD Bekasi menjadi dorongan positif bagi penguatan kegiatan Bela Negara di Sleman.
“Mereka sangat senang melihat adanya Pasar Bela Negara di Sleman dan berharap kegiatan seperti ini bisa tumbuh di seluruh Indonesia,” ungkap Immawan.
Ia menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung pembentukan Forum Bela Negara di Sleman, mengingat sejak 2023 hingga 2025 pihaknya telah membina banyak peserta pelatihan Bela Negara.
“Harapan kami, nantinya ada forum khusus untuk Bela Negara yang mampu menaungi seluruh alumni pelatihan,” tegasnya. (Jon/opinijogja)















