Jembatan Penghubung Sentolo–Nanggulan Amblas, Pemkab Kulon Progo Lakukan Penanganan Darurat

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Kulon Progo R. Agung Setyawan meninjau langsung lokasi jembatan, Minggu (11/01/2026).

 

Kulon Progo, opinijogja — Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memberikan perhatian serius terhadap amblasnya jembatan penghubung antara Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, dan Kalurahan Donomulyo, Kapanewon Nanggulan. Jembatan tersebut tidak dapat dilalui setelah mengalami kerusakan akibat faktor usia bangunan yang sudah tua, diperparah oleh hujan deras dan luapan anak Sungai Papah pada Minggu (11/1/2026).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pada Senin (12/1/2026) Bupati Kulon Progo R. Agung Setyawan didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulon Progo serta pemerintah kalurahan setempat meninjau langsung lokasi untuk melihat kondisi kerusakan secara langsung.

Hasil peninjauan menunjukkan bagian ujung jembatan mengalami amblas. Saat ini area sekitar jembatan telah diamankan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo guna mencegah terjadinya kecelakaan maupun korban jiwa.

Sebagai langkah cepat, Bupati Kulon Progo menginstruksikan DPU untuk segera melakukan penanganan darurat, termasuk pembangunan jembatan sementara agar akses antarwilayah dapat kembali difungsikan.

“Mulai besok pagi sudah bisa kita eksekusi pengangkatan bagian jembatan yang amblas agar kerusakan tidak semakin melebar,” ujar Agung.

Baca Juga:  Lonjakan Wisata Nataru Diprediksi Capai 8,57 Juta, Jateng Perkuat Mitigasi

Ia menegaskan, pembangunan jembatan darurat menjadi prioritas mengingat jalur tersebut merupakan akses vital penghubung Kapanewon Sentolo dan Nanggulan, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jembatan ini sangat penting karena menjadi akses terdekat masyarakat, khususnya untuk mendukung mobilitas dan ketahanan pangan. Wilayah ini akan segera memasuki masa panen padi,” tambahnya.

Selain faktor usia bangunan, Bupati juga menyoroti adanya sampah yang menyangkut di fondasi jembatan dan memperparah kondisi struktur. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai demi menjaga fungsi infrastruktur dan lingkungan.

Sementara itu, Mahtias, warga Donomulyo, Nanggulan, menyampaikan bahwa sejak jembatan amblas, warga terpaksa memutar melalui jalur yang lebih jauh dan aman. Warga juga bergotong royong membangun jembatan darurat dari batang kayu untuk akses pejalan kaki.

“Harapan kami jembatan ini segera bisa dilalui kembali, karena mayoritas warga di sini adalah petani dan sudah mendekati masa panen, sehingga pengangkutan hasil panen bisa lebih cepat,” ujarnya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Izin Kelola TKD Terbit, Glagaharjo Siap Kembangkan Wisata Teras Merapi
Pemkab Sleman Teken NPHD TMMD 2026 dengan 4 LPMK
Gropyokan Tikus Digelar di Minggir Sleman, DPKP DIY Tekankan Pengendalian OPT
Wabup Kulon Progo Ingatkan Pelajar SMP Bahaya Judi Online dan Radikalisme
Lintas Komunitas Yogyakarta Gelar Bakti Sosial di Kalasan
Angin Kencang Terjang Cangkringan, Sejumlah Rumah Warga Terdampak
Penggugat Hadirkan Saksi, Sidang Sengketa Tanah Lawan BPR Lumintu Kembali Akan Digelar Pekan Depan
SBSI Resmi Bentuk Lembaga Bantuan Hukum, Perkuat Akses Keadilan bagi Buruh
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:04 WIB

Izin Kelola TKD Terbit, Glagaharjo Siap Kembangkan Wisata Teras Merapi

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:27 WIB

Gropyokan Tikus Digelar di Minggir Sleman, DPKP DIY Tekankan Pengendalian OPT

Senin, 19 Januari 2026 - 14:45 WIB

Wabup Kulon Progo Ingatkan Pelajar SMP Bahaya Judi Online dan Radikalisme

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:50 WIB

Lintas Komunitas Yogyakarta Gelar Bakti Sosial di Kalasan

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:38 WIB

Angin Kencang Terjang Cangkringan, Sejumlah Rumah Warga Terdampak

Berita Terbaru

Opinijogja

Kenyang Diprioritaskan, Pendidikan Ditinggalkan

Rabu, 21 Jan 2026 - 23:48 WIB