Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

DPUPKP Sleman Prioritaskan Jalur Wisata dan Mudik Jelang Libur Nataru

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kabid Binamarga DPUPKP Kabupaten Sleman Fauzan Ma’ruf saat memberikan keterangan persnya didepan awak media, Selasa (09/12). 

 

Sleman, Opinijogja – DPUPKP Kabupaten Sleman melalui Bidang Binamarga tengah mematangkan persiapan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Hal itu disampaikan Fauzan Ma’ruf, Kabid Binamarga DPUPKP Sleman saat menggelar jump pers di BKAD, Selasa (09/12/2025).

Fauzan menjelaskan bahwa pola kesiapan Nataru tahun ini serupa dengan persiapan arus mudik Lebaran.

“Kita sudah menginventarisasi ruas-ruas jalan utama untuk jalur mudik dan menuju destinasi wisata. Mengingat Sleman ini wilayah wisata, jalur tersebut jadi prioritas penanganan,” ujarnya.

“Siang ini kita kebetulan jugan akan melakukan koordinasi dengan Polres Sleman, Dinas Perhubungan dan saya selaku Kabid Binamarga Sleman,” lanjutnya.

DPUPKP akan mengerahkan tiga tim pemeliharaan di tiga wilayah untuk fokus pada titik-titik akses strategis, baik jalur masuk Sleman maupun rute menuju lokasi wisata favorit.

Fauzan melaporkan bahwa progres pekerjaan fisik DPUPKP hingga saat ini telah mencapai 99 persen. Menjelang Nataru, pihaknya mempercepat penanganan harian berdasarkan hasil survei lapangan.

“Untuk ruas dengan lalu lintas tinggi, terutama jalur utama mudik dan wisata, kami targetkan sebelum hari H progresnya minimal sudah 90 persen,” jelasnya.

Baca Juga:  Hari Amal Bakti ke-80, Kemenag Sleman Gelar Jalan Sehat hingga Tanam Pohon

Selain itu, selama libur panjang, DPUPKP menyiapkan tim on call yang berjaga di kantor secara bergiliran guna merespons cepat apabila terjadi kondisi darurat.

Menghadapi kondisi hidrometeorologi dan curah hujan tinggi, DPUPKP telah melakukan penanganan sejak awal musim hujan. Wilayah Prambanan menjadi fokus utama karena berada di lereng dengan karakter tanah labil dan rawan longsor.

“Kami fokus di Prambanan karena kerawanannya tinggi. Untuk akses jalan ke tol yang kerusakannya cukup berat, kita koordinasikan dengan pihak tol agar segera ditangani sebelum Nataru,” kata Fauzan.

Sementara itu, kerusakan di jalan provinsi dan nasional rutin dilaporkan ke instansi berwenang karena penanganannya bukan kewenangan kabupaten.

Fauzan menegaskan bahwa tidak ada anggaran khusus untuk pemeliharaan jelang Nataru. Pihaknya harus melakukan optimalisasi agar penanganan tetap merata.

“Idealnya semua retakan kecil, sedang, besar ditambal. Tapi karena anggaran terbatas, kami prioritaskan dulu yang berlubang. Setelah itu baru retakan besar dan kecil,” ungkapnya.

DPUPKP harus melakukan inovasi agar penanganan tidak hanya terfokus pada satu ruas, sehingga wilayah lain tetap mendapatkan perhatian.

Hingga akhir 2025, tingkat kemantapan jalan kabupaten mencapai 76 persen, atau sekitar 500 kilometer dari total 699,5 kilometer jalan yang ada.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunjungi Peternak Sapi di Boyolali, Tekankan Penanganan Cepat PMK
Wabup Sleman Pimpin Apel Siaga Tagana ke-22, Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Arus Balik Lempuyangan Lancar, Tapi Akses Informasi untuk Tuna Rungu Masih Jadi PR
Kebijakan Baru TPU Sleman: Ahli Waris Wajib Sediakan Grobox Sendiri
Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga
Kunjungan Wisatawan Sleman Tembus 188 Ribu Selama Lebaran 2026, Kaliadem Jadi Favorit
Kunjungan Wisatawan Bantul Libur Lebaran 2026 Capai 80.333 Orang, Parangtritis Masih Dominan
Kunjungan Wisatawan Kulon Progo Naik Saat Libur Lebaran 2026, H+1 Melonjak 39 Persen
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:35 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Peternak Sapi di Boyolali, Tekankan Penanganan Cepat PMK

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:23 WIB

Wabup Sleman Pimpin Apel Siaga Tagana ke-22, Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:26 WIB

Arus Balik Lempuyangan Lancar, Tapi Akses Informasi untuk Tuna Rungu Masih Jadi PR

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:59 WIB

Kebijakan Baru TPU Sleman: Ahli Waris Wajib Sediakan Grobox Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:54 WIB

Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga

Berita Terbaru