Foto: Komandan Kodim 0732/Sleman membacakan amanat Bupati Sleman pada upacara peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara di Lapangan Pemkab Sleman, Senin (2/3).
Sleman, opinijogja – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar upacara bendera memperingati momentum bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 yang diperingati sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Senin (2/3).
Amanat Bupati Sleman Harda Kiswaya pada upacara tersebut dibacakan oleh Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho. Dalam sambutannya disampaikan bahwa peristiwa 1 Maret 1949 menjadi simbol perlawanan dan keberanian bangsa Indonesia dalam menunjukkan kepada dunia bahwa Republik Indonesia tetap berdiri tegak.
“Serangan tersebut bukan hanya operasi militer, tetapi juga tekad untuk mempertahankan martabat bangsa. Jika dahulu kedaulatan ditegakkan melalui pertempuran fisik, maka hari ini kedaulatan harus ditegakkan melalui integritas, profesionalisme, dan kinerja birokrasi yang akuntabel,” katanya.
Ia menyebutkan, di era saat ini makna kedaulatan turut tercermin dalam kualitas pelayanan publik. Birokrasi, menurutnya, memiliki peran strategis dalam mengelola sumber daya daerah untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat.
“Setiap pelayanan administrasi yang cepat dan tepat, serta kebijakan yang berpihak kepada rakyat, merupakan wujud nyata penegakan kedaulatan di tingkat lokal,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sleman untuk terus meningkatkan disiplin, adaptif terhadap perubahan, serta responsif menghadapi tantangan, termasuk dalam era transformasi digital.
Upacara bulan Maret tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), dan HUT ke-107 Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar).
Dalam kesempatan itu disampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satpol PP, Linmas, dan Damkar atas dedikasi mereka dalam menjaga ketertiban umum dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sleman berharap momentum peringatan tersebut dapat memperkuat sinergi lintas perangkat daerah guna mewujudkan Sleman yang aman, tertib, dan sejahtera, serta menghadirkan birokrasi yang berorientasi pada pelayanan dan hasil kerja.
(Jon/opinijogja)















