Desa Tematik Diusulkan Jadi Arah Baru Pengembangan Wisata Selatan Bantul

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 00:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantul, opinijogja – Gagasan pengembangan desa tematik berbasis potensi lokal kembali mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang berlangsung di Pedukuhan Klatak, Kalurahan Gadingsari, Sanden, Bantul, Minggu (23/11).

Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI sekaligus Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H. Abidin Fikri, S.H., M.H., menilai langkah tersebut sebagai alternatif strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa.

Menurut Abidin Fikri, desa wisata tidak bisa hanya mengandalkan proyek pembangunan dari pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa potensi lokal, terutama di sektor pertanian, perikanan, hingga UMKM, harus menjadi pondasi utama.

“Desa tematik dapat dibangun melalui sentra budidaya ikan, perkebunan anggur dan durian, maupun komoditas unggulan lain. Kuncinya adalah partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan desa. Ujungnya tetap sama: keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pengembangan desa wisata harus diarahkan pada pergerakan ekonomi desa yang berkelanjutan. “Wisata desa harus lahir dari kekuatan masyarakat itu sendiri, bukan sekadar mengandalkan proyek. Potensi lokal harus dikelola, dikembangkan, dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk rakyat,” sambungnya.

Baca Juga:  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Pemerhati seni, Suwalijo, menambahkan pentingnya kolaborasi lintas elemen untuk memperkuat identitas desa wisata.

Menurutnya, pemuda karang taruna bersama pemerintah desa, pelaku seni, dan UMKM dapat menciptakan kalender event tahunan berisi kegiatan olahraga, pentas budaya, hingga festival lokal.

“Event yang tersusun rapi mampu menumbuhkan perputaran ekonomi yang manfaatnya menyentuh banyak lapisan masyarakat,” ujarnya.

Lurah Gadingsari, Widodo S.P., M.Pd., menyambut baik wacana desa tematik yang selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Daerah DIY dalam menjadikan kawasan selatan sebagai “halaman depan” Yogyakarta.

“Dengan beroperasinya Jembatan Pandansimo dan rencana penyambungan jalur Kelok Delapan Belas sebagai bagian dari jalur nasional selatan, peluang Gadingsari semakin terbuka. Desa tematik dan kalender event dapat menjadi magnet wisata baru,” ungkap Widodo.

Ia menekankan bahwa dampak yang diharapkan tidak hanya sebatas meningkatnya kunjungan wisatawan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan pelaku seni, UMKM, dan petani di Gadingsari.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut diikuti sekitar 200 peserta, terdiri dari perangkat desa, Pokdarwis, pelaku seni, dan pemuda karang taruna se-Gadingsari. (Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa
BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja
Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September
Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung
HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara
GPM Siap Kolaborasi dengan GSNI Membumikan Marhaenisme di Kalangan Pelajar
Anggota DPRD Gunungkidul Minta Maaf, Ketua Dewan Ingatkan: Jangan Lukai Hati Rakyat
BPHTB Kini Diverifikasi Maksimal 3 Hari, ATR/BPN Targetkan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai 10 Hari
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:38 WIB

BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:07 WIB

HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page