Foto: Revitalisasi jalur pedestrian dan taman di Jalan KRT Pringgodiningrat, kawasan Lapangan Denggung, Sleman, terus dikebut. Progres pekerjaan mencapai 42,42 persen dan ditargetkan untuk area lapangan Denggung rampung sebelum 17 Agustus 2026.foto: opinijogja.
SLEMAN, opinijogja.id – Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melanjutkan revitalisasi pembangunan taman dan jalur pedestrian di Jalan KRT Pringgodiningrat, kawasan Lapangan Denggung.
Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp2 miliar tersebut, untuk area lapangan Denggung ditargetkan rampung sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Revitalisasi ini merupakan pekerjaan lanjutan yang berada pada ruas mulai dari simpang depan Pengadilan Negeri (PN) Sleman hingga simpang lampu merah Denggung.
Penataan kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sleman memperkuat konektivitas jalur pedestrian dan ruang terbuka hijau, khususnya yang menghubungkan kawasan Lapangan Pemda Sleman dengan Lapangan Denggung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman, Junaidi, S.ST., mengatakan pekerjaan tersebut bertujuan menyambungkan jalur pedestrian dan taman secara utuh dari Lapangan Pemda Sleman hingga Lapangan Denggung.
“Penataannya mencakup perluasan jalur pejalan kaki, penataan ruang terbuka hijau, serta peremajaan vegetasi,” ujar Junaidi, Rabu (05/08/2026).
Menurutnya, integrasi jalur pedestrian dan taman tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang publik yang lebih nyaman, tertata, bersih, dan ramah bagi pejalan kaki.
Selain aspek kenyamanan, penataan juga diarahkan untuk memperkuat estetika kawasan. Sejumlah elemen visual dan spot foto akan menjadi bagian dari penataan sehingga kawasan publik di sekitar Denggung memiliki tampilan yang lebih menarik bagi masyarakat.

Progres Pekerjaan Lampaui Target
Dari sisi pelaksanaan, progres revitalisasi pembangunan taman Jalan KRT Pringgodiningrat menunjukkan capaian yang lebih cepat dibandingkan rencana.
Hingga minggu keenam pelaksanaan, periode 27 Juli hingga 2 Agustus 2026, progres pekerjaan secara rencana berada pada angka 26,01 persen. Sementara realisasi fisik telah mencapai 42,42 persen.
Dengan demikian, terdapat deviasi positif sebesar 16,40 persen dibandingkan rencana.
Pekerjaan tersebut memiliki total waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender. Hingga periode laporan minggu keenam, pekerjaan masih berada pada jalur pelaksanaan (on the track) dengan sisa waktu sekitar 48 hari kalender.
Capaian progres tersebut menjadi salah satu dasar optimisme penyedia jasa untuk menyelesaikan bagian pekerjaan di kawasan Lapangan Denggung lebih awal.
Penyedia jasa optimistis pekerjaan pada area Lapangan Denggung dapat diselesaikan sebelum 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dengan percepatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat segera menikmati jalur pedestrian dan ruang terbuka yang lebih tertata di kawasan Denggung.
Revitalisasi ini tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki fungsi trotoar, tetapi juga membangun konektivitas ruang publik dari kawasan Lapangan Pemda Sleman menuju Lapangan Denggung melalui jalur pedestrian dan taman yang terintegrasi.
Pemkab Sleman berharap penataan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas ruang publik di kawasan pusat pemerintahan dan salah satu titik aktivitas masyarakat di Kabupaten Sleman.
(Ip/opinijogja)









