Foto: Empat atlet anggar muda Kabupaten Sleman bersama pelatih Ares Fencing Club berfoto sebelum bertolak ke Mojokerto untuk mengikuti East Java Open Fencing Championship 2026 Series 1 yang berlangsung pada 3–5 Juli 2026. Mereka diharapkan mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama Sleman serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
SLEMAN, opinijogja.id – Empat atlet anggar muda asal Kabupaten Sleman yang berada di bawah pembinaan Ares Fencing Club dan IKASI Sleman resmi bertolak menuju Mojokerto, Jawa Timur, pada Kamis (2/7/2026). Mereka akan mengikuti East Java Open Fencing Championship 2026 Series 1 yang berlangsung pada 3–5 Juli 2026.
Keempat atlet tersebut adalah Jasmine Saskia Puteri yang turun di nomor sabel putri dan merupakan siswi kelas IX SMP Negeri 2 Mlati, Anugrah Ramadhan Wiraguna di nomor sabel putra, siswa kelas XI SMA Negeri 2 Sleman, Cakra Revolusi Putra Susdarmanto di nomor degen putra, siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Mlati, serta Queenza Ayu Maharani di nomor floret putri, siswi kelas IX SMP Negeri 1 Tempel.
Kejuaraan ini menjadi ajang penting bagi para atlet muda Sleman untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding menghadapi atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah, khususnya Jawa Timur yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan tradisi anggar yang kuat di Indonesia.
Orang tua para atlet menyampaikan bahwa mereka tidak membebani anak-anak dengan target yang terlalu tinggi. Mengingat ketatnya persaingan di kejuaraan tersebut, harapan utama adalah agar para atlet mampu tampil maksimal dan memperoleh pengalaman berharga.
“Anak-anak diharapkan bisa bertanding sebaik mungkin untuk menambah jam terbang. Jika nantinya mampu membawa pulang medali, itu merupakan bonus dari hasil latihan yang disiplin selama ini,” ujar perwakilan orang tua atlet.
Sementara itu, pelatih Ares Fencing Club, Arman, berharap seluruh atlet binaannya dapat menunjukkan performa terbaik dalam setiap kejuaraan yang diikuti, baik di Daerah Istimewa Yogyakarta maupun di luar daerah.
Menurutnya, kerja keras, disiplin, dan konsistensi selama menjalani latihan menjadi modal utama untuk meraih prestasi. Ia optimistis pengalaman bertanding di tingkat regional akan menjadi bekal berharga bagi para atlet dalam meniti prestasi yang lebih tinggi.
“Semoga kerja keras dan kedisiplinan selama berlatih membuahkan hasil yang membanggakan bagi Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Kabupaten Sleman,” harapnya.
Keikutsertaan empat atlet muda ini sekaligus menjadi bukti komitmen Ares Fencing Club bersama IKASI Sleman dalam membina bibit-bibit atlet anggar berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
(Ip/opinijogja)






