Foto: Petugas melakukan pemangkasan dan penataan pohon perindang di wilayah Pakem, Kabupaten Sleman, dalam rangka pemeliharaan rutin oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman. Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi potensi pohon tumbang serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, Jumat (26/06/2026).
SLEMAN, opinijogja – Kegiatan pemeliharaan pohon perindang di dua ruas jalan kawasan Pakem, Kabupaten Sleman, berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemeliharaan rutin yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mempertahankan kesehatan pohon.
Pelaksana lapangan dari CV Karya Semi Tama, Gede, mengatakan seluruh pekerjaan, mulai dari pemangkasan hingga penebangan pohon yang dinilai berpotensi membahayakan, dilakukan sesuai standar operasional dengan mengedepankan aspek keselamatan.
“Alhamdulillah, pekerjaan pemeliharaan pohon perindang di dua ruas jalan wilayah Pakem berjalan lancar. Hingga saat ini tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaannya,” ujar Gede.
Menurutnya, selama proses pekerjaan berlangsung, tim pelaksana juga melakukan pengaturan lalu lintas guna meminimalkan gangguan terhadap pengguna jalan. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa menimbulkan kemacetan maupun risiko kecelakaan.
“Kami selalu mengutamakan keselamatan kerja dan kelancaran arus lalu lintas selama proses pemeliharaan berlangsung,” tambahnya.
Gede menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proyek pemeliharaan pohon perindang yang dilaksanakan berdasarkan penugasan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman. Selain meningkatkan aspek keselamatan, pemeliharaan juga bertujuan menjaga kondisi pohon tetap sehat, kuat, dan tidak membahayakan masyarakat, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem.
Melalui kegiatan ini, diharapkan keberadaan pohon-pohon perindang tetap memberikan manfaat sebagai peneduh dan penyejuk lingkungan, sekaligus menciptakan ruang jalan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
(Ip/opinijogja)






