Foto: Suasana penuh kebahagiaan dan haru mewarnai prosesi Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas XII MAN 1 Klaten Tahun Ajaran 2025/2026, Kamis (7/5/2026). Sebanyak 334 siswa resmi dilepas dengan capaian kelulusan 100 persen, serta puluhan siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.
KLATEN, opinijogja — MAN 1 Klaten kembali mencatatkan prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Sebanyak 334 siswa kelas XII dinyatakan lulus 100 persen dalam agenda Akhirussanah dan Pelepasan Siswa yang digelar di aula madrasah, Kamis (7/5/2026).
Tak hanya mencetak kelulusan sempurna, madrasah tersebut juga mengantarkan puluhan siswanya menembus perguruan tinggi negeri (PTN) favorit melalui jalur prestasi tanpa tes tertulis.
Kegiatan pelepasan siswa berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Mandiri Berprestasi dan Berakhlak Mulia”. Acara dihadiri jajaran pimpinan madrasah, komite sekolah, orang tua wali murid, serta seluruh siswa kelas XII.
Ketua Panitia Akhirussanah, Jainuri Asih Fahrudin, S.Pd., mengatakan capaian tahun ini menjadi hasil kerja keras seluruh elemen madrasah selama proses pendidikan berlangsung.
“Tahun ajaran 2025/2026 menjadi capaian yang membanggakan bagi kami. Sebanyak 334 siswa berhasil lulus 100 persen,” ujar Jainuri dalam sambutannya.
Ia menambahkan, hingga pelaksanaan akhirussanah, sebanyak 60 siswa telah diterima di berbagai PTN melalui jalur bebas tes atau jalur prestasi.
Menurutnya, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring masih berlangsungnya sejumlah tahapan seleksi perguruan tinggi lainnya.
“Ini menjadi bukti bahwa siswa MAN 1 Klaten mampu bersaing dan menunjukkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” katanya.
Selain menyoroti capaian akademik, pihak madrasah juga menekankan pentingnya pembentukan karakter dan akhlak bagi para lulusan. Para siswa diingatkan agar tetap menjaga nama baik almamater serta mampu menjadi pribadi yang bermanfaat di tengah masyarakat.
Kepala madrasah menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari integritas moral dan sikap dalam kehidupan sehari-hari.
Prosesi pelepasan ditandai dengan pengalungan samir dan penyerahan ijazah secara simbolis kepada siswa. Suasana haru tampak saat sesi sungkeman dan doa bersama antara siswa dan para guru.
Acara kemudian ditutup dengan penampilan seni dari siswa kelas X dan XI serta sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan terakhir siswa kelas XII di lingkungan MAN 1 Klaten.
(Ip/opinijogja)










