Kunjungan Wisatawan Sleman Tembus 188 Ribu Selama Lebaran 2026, Kaliadem Jadi Favorit

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Keindahan Bunker Kaliadem, destinasi favorit wisatawan di Sleman.(Dok.Dispar Sleman).

 

SLEMAN, opinijogja – Pergerakan wisatawan di Kabupaten Sleman selama libur Hari Raya Idulfitri 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data sementara Dinas Pariwisata Sleman hingga Selasa (24/3/2026), tercatat sebanyak 188.198 pergerakan wisatawan dari sejumlah destinasi yang telah melaporkan kunjungannya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Edy Winarya, menyampaikan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi terus bertambah.

“Data ini masih sangat sementara karena belum seluruh destinasi wisata melaporkan jumlah kunjungan,” ujarnya saat dikonfirmasi opinijogja, Kamis (26/3/2026).

Mayoritas wisatawan yang berkunjung didominasi wisatawan nusantara dengan persentase mencapai 98,76 persen. Adapun asal wisatawan terbanyak berasal dari Jawa Tengah (35,5 persen), disusul Jawa Timur (32,5 persen), serta Jawa Barat termasuk DKI Jakarta dan Banten (27 persen). Sisanya berasal dari luar Pulau Jawa.

Dari sisi destinasi, tiga lokasi wisata paling diminati selama periode libur Lebaran tahun ini adalah Kawasan Kaliadem dengan kontribusi kunjungan sebesar 32,89 persen, diikuti destinasi candi yang dikelola PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko sebesar 31,80 persen, serta Kawasan Kaliurang dengan 23,37 persen.

Baca Juga:  Bupati Sleman Tinjau Perbaikan Jalan Rusak di Tempel

Puncak kunjungan wisatawan di Sleman terjadi pada Senin (23/3/2026) dengan jumlah mencapai 59.682 pergerakan wisatawan dalam satu hari.

Edy menambahkan, pihaknya optimistis total kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran 2026 masih berada dalam kisaran target yang telah ditetapkan, yakni 300 ribu hingga 500 ribu kunjungan.

“Masih banyak destinasi wisata yang belum melaporkan data kunjungan, sehingga kami optimistis angka tersebut akan terus meningkat,” jelasnya.

Sementara itu, tingkat hunian hotel di wilayah Sleman selama periode 14–24 Maret 2026 tercatat berada di kisaran 40 hingga 65 persen, sesuai dengan proyeksi Dinas Pariwisata.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata Sleman tetap menjadi salah satu tujuan utama wisatawan selama momentum libur Lebaran, khususnya bagi wisatawan domestik dari Pulau Jawa.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir
188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan
Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana
Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:13 WIB

Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:00 WIB

188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page