Foto: Bupati Sleman bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung kesiapan Posko Pengendalian dan Pengamanan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 guna memastikan pelayanan optimal bagi pemudik di wilayah Sleman.
SLEMAN, opinijogja – Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sleman meninjau kesiapan pos pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2026, Kamis (19/3/2026). Sebanyak 564 personel gabungan disiagakan untuk memastikan kelancaran dan keamanan pemudik.
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Sleman guna memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam menghadapi lonjakan arus mudik IdulFitri 1447 Hijriah.
Pos pengamanan tersebut tersebar di enam lokasi, meliputi lima pos yang dikelola Polresta Sleman di Kapanewon Gamping, Tempel, Depok, dan Prambanan. Selain itu, terdapat satu pos dari Kodim Sleman yang berada di kawasan Monumen Jogja Kembali, Ngaglik.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan, peninjauan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
“Ini adalah wujud komitmen pemerintah bersama TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Harda.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan relawan yang terlibat dalam pengamanan mudik Lebaran tahun ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, dan para relawan yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan posko ini demi kenyamanan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kapolresta Sleman Kombes Pol Adhitya Panji Anom menyampaikan, total 564 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik di wilayah Sleman.
Ia mengimbau para pemudik agar tetap menjaga kondisi kesehatan, konsentrasi saat berkendara, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
“Dengan persiapan yang matang dan dukungan semua pihak, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman,” ujarnya.
(Ip/opinijogja)















